Gelar Roadshow dan Pertemuan Tertutup

KPK Sambangi Jember

ROMBONGAN: Bus KPK diparkir di Jalan depan Pendapa Wahya Wibawagraha

RADAR JEMBER.ID – Sejumlah rombongan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Kabupaten Jember, kemarin (29/8). Kedatangan mereka dengan bus yang di-branding tulisan-tulisan ciri khas KPK, langsung disambut Bupati Jember Faida di Pendapa Wahyawibawagraha, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

IKLAN

Begitu sampai di pendapa, tim yang terdiri atas beberapa orang KPK langsung menggelar pertemuan tertutup di dalam pendapa sejak siang hingga sore. Selain menggelar pertemuan yang tak bisa diakses oleh publik, beberapa agenda lain juga akan dilakukan KPK di Jember.

Kegiatan KPK bertema Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi itu akan memulai kegiatannya di Jember hari ini (3/8). KPK akan memberikan edukasi yang menyasar sejumlah kalangan. Seperti pelajar, mahasiswa, calon legislatif, pengurus DPD, parpol, aparatur negara di daerah, komunitas masyarakat sipil, UMKM, dan masyarakat umum. “Rencana kegiatannya sampai 1 September 2019,” kata Bupati Faida melalui rilis Humas Pemkab Jember.

Beberapa kegiatan edukasi itu rencananya akan membahas antikorupsi, klinik LHKPN, e-announcement, gratifikasi, serta yang lain. Tak hanya itu, KPK juga berencana memberikan kuliah umum di Universitas Jember, pembekalan anggota legislatif dan parpol di gedung DPRD.

Ada pula agenda sosialisasi antikorupsi untuk pelajar yang dikhususkan untuk anak-anak TK/RA, pelajar SD, hingga SMA di waktu yang berbeda. Bahkan, sosialisasi terkait antikorupsi juga akan dilakukan kepada guru-guru.

Informasi yang dikumpulkan, beberapa narasumber dari KPK yang hadir untuk melakukan sejumlah kegiatan yaitu Saut Situmorang, Epi Handayani, serta pendongeng Cristina Renci Mahardika. Bupati Faida berharap, seluruh kalangan dan masyarakat umum dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Harapannya, gerakan antikorupsi yang telah dicanangkan di Jember bisa terwujud,” jelasnya.

Pimpinan KPK Saut Situmorang mengatakan, kedatangannya di Jember merupakan program dari Divisi Pencegahan KPK. Sehingga masyarakat tak lagi memahami bahwa tugas KPK itu hanya operasi tangkap tangan (OTT) seperti yang sering didengar. Padahal, kata dia, lebih banyak tugasnya untuk pencegahan. “Roadshow bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi merupakan satu dari program pencegahan korupsi,” jelasnya, saat jumpa pers di halaman Pendapa Wahyawibawagraha seusai pertemuan tertutup bersama bupati.

Tak hanya roadshow, di Jember KPK juga membangun jejaring dengan organisasi masyarakat sipil (OMS). Selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (28-30/8), belasan OMS di Jember dilibatkan program peningkatan kapasitas dalam mengawal pemerintahan yang terbuka di Hotel Dafam. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat agar dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk merealisasikan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatoris. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih