Lapas Batasi Tahanan Limpahan

Diisolasi 14 Hari Dahulu

MENYENDIRI: Seorang narapidana tengah duduk-duduk di salah satu sudut di Lapas Kelas II A Jember. Kini pihak lapas kembali menerima tahanan titipan, meski jumlahnya dibatasi dan harus menjalani isolasi selama 14 hari.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, para tahanan tindak pidana umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember harus mendekam di sel tahanan polsek maupun Polres Jember. Pasalnya, Lapas Kelas II A Jember belum dapat menerima tahanan baru di tengah wabah Covid-19, guna menekan penyebaran serta pencegahan virus korona.

IKLAN

Kini, tahanan pidana umum dari Kejari Jember tersebut dapat dititipkan sementara waktu di Lapas Jember. Baru Senin (27/4) kemarin, sebanyak 23 tahanan pria yang sudah melalui proses perkara tahap dua pelimpahan dari kepolisian ke kejaksaan dititipkan di Lapas Jember.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejari Jember Aditya Okto Thohari. “Kalau seperti kemarin tidak bisa dititipkan di lapas, lama-kelamaan ada penumpukan tahanan di sel tahanan polres maupun polsek. Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, tahanan yang sudah proses tahap dua ini kami titipkan di lapas,” tutur Aditya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Meski begitu, lanjut dia, belum semua tahanan yang dapat dititipkan ke dalam lembaga pemasyarakatan tersebut. Sebab, ada sejumlah batasan tertentu. “Kalau dulu sebelum ada virus korona ini, begitu proses perkara tahap dua pelimpahan, langsung kami kirimkan ke lapas tahanannya,” imbuhnya.

Tahanan yang baru dikirimkan ke lapas, Senin kemarin, berjumlah 23 orang. Semuanya berjenis kelamin laki-laki. Sebab, nantinya para tahanan tersebut akan ditempatkan terlebih dahulu di ruangan isolasi selama 14 hari dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus korona tersebut.

Selain itu, sebelum masuk lapas, mereka juga dicek kesehatannya. “Jumlah tahanannya pun dibatasi sekitar 24 orang saja. Karena ruang isolasi di lapas hanya mampu menampung sebanyak itu. Juga wajib laki-laki. Kalau tahanan wanita, sementara ini masih kami titipkan di sel tahanan polres,” kata Aditya.

Nantinya, setelah para tahanan gelombang pertama tersebut sudah melalui proses isolasi 14 hari, pihak Kejari Jember bakal kembali menitipkan tahanan selanjutnya yang sudah melalui serangkaian proses perkara hukum. “Tahanan tersebut sudah melalui tahap dua semua. Jadi, nantinya akan kami kirimkan lagi tahanan yang sudah melalui proses tahap dua,” pungkas Aditya.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti