Persid Kena Denda Rp 7 Juta

PESTA FLARE : Suporter Persid Jember, Berni, menyalakan flare sesuai pertandingan Persewangi melawan Persid (4/8) di Banyuwangi lalu. Aksi itu berbuntut pada pembayaran denda bagi Persid sekarang.

RADAR JEMBER.ID – Sudah jatuh tertimpa tangga. Kira-kira itulah peribahasa yang tepat untuk menjelaskan kondisi Persid. Sudah diboikot oleh suporternya sendiri, yakni Berni, juga harus membayar denda akibat sanksi yang diberikan oleh operator Liga 3 Jawa Timur, yakni Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.

IKLAN

Hal itu terjadi setelah pertandingan perdana Persid tandang ke Stadion Diponegoro Banyuwangi (4/8) lalu melawan Persewangi Banyuwangi. Itu karena Berni menyalakan flare (suar) di akhir pertandingan tersebut.

Dalam regulasi, suporter dilarang menyalakan petasan dan suar atau flare. Sanksi itu dikeluarkan Asprov PSSI Jatim pada tanggal 21 Agustus lalu. Surat dengan nomor 037/Komdis/PSSI-Jatim/VIII/2019 itu berisi perihal perilaku buruk pendukung tim Persid dalam pertandingan Persewangi vs Persid Jember.

Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa Berni memasuki lapangan dan menyalakan suar seusai pertandingan. Perilaku tersebut melanggar Pasal 70 Ayat (1) Kode Disiplin PSSI. Keputusannya, tim Persid Jember wajib membayar denda sebesar Rp 7 juta.

Sanksi itu tentu menjadi kerugian bagi Macan Raung di awal kompetisi tahun ini. Sunardi, ketua Yayasan Persid Jember (YPJ), saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember mengatakan, denda Rp 7 juta itu disampaikan oleh pengawas pertandingan (PP) saat technical meeting (TM) H-1 sebelum laga melawan PSIL Lumajang. “Apabila tidak dibayar, kami tidak bisa bermain lawan PSIL. Akhirnya, alhamdulilah denda itu kami bayar tanggal 25. Dan bisa bermain lawan tuan rumah,” jelas Sunardi.

Menurutnya, uang denda itu seharusnya lebih baik untuk pemain sendiri, ketimbang membayar sanksi. “Mungkin penyalaan flare itu ulah dari oknum suporter saja. Ya, semoga ke depan tidak terjadi hal seperti itu, yang bisa berakibat denda kepada Persid,” harap pria yang baru saja dilantik menjadi anggota DPRD Jember ini.

Berni di dua laga Persid saat tandang ke Banyuwangi dan Lumajang kemarin, memang hadir langsung ke stadion. Mereka masih pada komitmen awal. Yakni memboikot laga Persid di Stadion Jember Sports Garden saja. Namun, tetap hadir di laga tandang Persid. (*)

 

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi