Aman, Petugas-Pengawas Jalani Rapid Test

SEMANGAT: Salah seorang tenaga ad hoc menjalani rapid test sebelum melakukan verifikasi faktual terhadap surat dukungan paslon perseorangan, Sabut (27/6) lalu.

IKLAN
Jelang
Verifikasi Faktual

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ratusan tenaga ad hoc yang akan turun lapangan melakukan verifikasi faktual terhadap surat dukungan bakal pasangan calon perseorangan menjalani rapid test, Sabtu (27/8). Begitu pula dengan tenaga ad hoc yang akan melakukan pengawasan, juga tak luput dari sasaran rapid test. Rapid test ini dilakukan demi menjamin penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang benar-benar aman.

Komisioner KPU Ahmad Hanafi menjelaskan, rapid test dilakukan terhadap seluruh panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan kepada seluruh panitia pemungutan suara (PPS). Langkah ini dilakukan guna mengetahui apakah ada tenaga ad hoc yang reaktif atau tidak. “PPK dan PPS semuanya di-rapid test. Agar pelaksanaan tidak tersentral, maka rapid test dilakukan di kecamatan masing-masing,” jelas Hanafi.

Menurutnya, rapid test tersebut dilakukan sejak pukul 09.00 hingga selesai. Hal itu penting dilakukan mengingat para tenaga ad hoc akan melakukan verifikasi factual sejak hari ini (29/6) sampai 14 hari ke depan. Dalam verifikasi tersebut, mereka akan datang ke rumah-rumah warga yang sebelumnya memberikan dukungan pada bakal pasangan calon perseorangan.

Dari hasil rapid test yang dilaksanakan di semua kecamatan, tidak ditemukan adanya tenaga ad hoc yang reaktif. “Dengan begitu, semuanya siap melakukan verifikasi faktual,” papar Hanafi.

Secara terpisah, Komisioner Bawaslu Jember Dwi Endah Prasetyowati juga membenarkan tenaga ad hoc di bawah Bawaslu juga mengikuti rapid test. Seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) serta Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) juga menjalani tes. “Mereka juga akan bekerja mengawasi verifikasi faktual,” tegasnya.

Dengan hasil yang menunjukkan bahwa dari ratusan tenaga ad hoc, baik PPK dan PPS, serta Panwascam dan PKD, maka warga yang didatangi untuk diverifikasi faktual sudah tak perlu waswas lagi. Sebab, mereka yang bertugas seluruhnya dinyatakan aman dari Covid-19.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti