Polisi Selidiki Sumber Obat Petasan

MASIH PENASARAN: Meski sudah dipasang garis polisi, sejumlah warga masih penasaran dengan rumah Sukarto, pembuat petasan yang meninggal usai petasannya meledak saat diperbaiki.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi masih terus menyelidiki kasus meledaknya petasan yang menghilangkan nyawa Sukarto, 55, warga Dusun Bringin Lawang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, saat memperbaiki petasannya, Rabu (27/5) siang lalu. Saat ini petugas masih menelusuri sumber obat petasan yang digunakan oleh korban.

IKLAN

Anggota Reskrim Polsek Jenggawah juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan warga sekitar rumah korban. Terlebih lagi, korban dikenal sebagai pembuat petasan sejak lama, dan rutin dijual pada momen Hari Raya Idul Fitri. “Bahkan pada hari raya tahun sebelumnya, korban diamankan anggota Resmob Polres Jember dan sempat menjalani hukuman karena memproduksi petasan,” ujar Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto.

Sunarto bertekad akan mencari tahu dari mana obat petasan itu dibeli. Termasuk kemungkinan korban mencampur bahan obatnya sendiri setelah membeli sejumlah bahan. “Informasi di lapangan, korban ini memang ahli membuat petasan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Sukarto meninggal setelah mencoba memperbaiki petasan yang sebelumnya tidak meledak. Korban meninggal dunia dengan mengalami luka yang cukup parah. Sementara dua remaja yang membawa petasan tersebut selamat walau mengalami luka-luka. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tengah dekat pintu dapur dengan kondisi tangan kiri hancur.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai