GOTONG ROYONG MENANGGULANGI COVID-19

Bantu Duafa, Lansia, dan Difabel

RINGANKAN BEBAN: Bupati Jember dr Faida MMR saat memberikan bantuan kepada salah seorang difabel, belum lama ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember kembali memberikan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, bantuan yang menyasar tiga kelompok rentan. Yakni duafa, lansia, dan difabel. Total ada 92.962 paket bantuan.

IKLAN

Jika diperinci, sebanyak 58.640 paket bantuan ditujukan untuk kaum duafa. Sementara itu, ada 23.243 paket bantuan bagi lansia dan 1.079 paket bantuan untuk difabel. Ketiga kelompok sasaran tersebut tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Tertinggi berada di Kecamatan Silo dengan jumlah 5.098 sasaran bantuan.

Bupati Jember dr Faida MMR menjelaskan, bantuan tersebut ditujukan untuk duafa, lansia, dan difabel. “Mereka memerlukan dukungan ekstra karena keluarga sudah merawat secara mandiri,” ungkapnya. Bupati menyebutkan, bantuan itu berasal dari belanja tidak terduga (BTT) di APBD Kabupaten Jember tahun anggaran 2020.

Bupati menambahkan, BTT untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 479,4 miliar. Anggaran itu digunakan dalam beberapa program. Salah satunya adalah bantuan untuk lansia, duafa, dan difabel tersebut.

Dari puluhan ribu paket bantuan tersebut, Pemkab Jember telah mendistribusikan ke beberapa kecamatan yang dimulai pekan lalu. Sementara kemarin (28/5), sebanyak 15.152 paket bantuan didistribusikan untuk enam kecamatan. Yakni untuk 4.157 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Jenggawah, 1.921 KPM di Kecamatan Arjasa, 1.396 KPM di Kecamatan Jelbuk, 2.288 KPM di Kecamatan Sukowono, 2.853 KPM di Kecamatan Kencong, dan 2.537 KPM di Kecamatan Jombang.

Selain di enam kecamatan itu, pendistribusian bantuan juga dilakukan beberapa kecamatan yang lain. Di Kecamatan Sumbersari, misalnya, pemerintah kecamatan mulai menyalurkannya secara langsung ke rumah-rumah warga. “Untuk pembagian bantuan, kami telah menyalurkannya bersama Satgas Covid-19, staf kelurahan, kecamatan, polsek, dan koramil,” ucap Iswandi, Camat Sumbersari.

Menurut dia, pihaknya menyerahkan bantuan tersebut secara door to door ke setiap warga. Selanjutnya, menempelkan stiker di depan rumah warga yang mendapatkan bantuan tersebut. Kata dia, bantuan yang diberikan berupa 5 kilogram beras, 2 liter minyak, 1 kilogram gula, dan uang sebesar Rp 100 ribu.

Pada pendistribusian bantuan itu, setiap kelurahan diselesaikan dalam dua sampai tiga hari. Berdasar data penerima bantuan yang diberikan dinas sosial, pihaknya telah memberikan sembako kepada 3.563 penerima bantuan. Bantuan di Kecamatan Sumbersari tersebut terdiri atas 2.395 duafa, 1.077 lansia, dan 91 difabel.

Berdasarkan temuan di lapangan, ada yang tidak berkenan menerima karena merasa sudah berkecukupan. “Kalau yang lain, ada yang meninggal dan terdaftar dua kali. Itu tak kami berikan. Semisal ganda, ya cuma diberi satu,” imbuhnya.

Selama mendistribusikan bantuan, Iswandi mengaku terkendala cuaca. “Jadi, kami sempat berhenti dan menunggu hujan reda,” terangnya. Meski demikian, total 3.563 bantuan dapat terdistribusikan seluruhnya.

Iswandi berpesan untuk warga yang belum mendapatkan agar bersabar. Mudah-mudahan mereka nanti bisa mendapatkannya. Sebab, jenis bantuan yang diberikan pemerintah banyak macamnya. Jadi, dia meminta harus benar-benar bersabar. “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Salah seorang penerima, Nidini mengaku senang, sebab bantuan yang diperolehnya sangat bermanfaat. Apalagi sebagai tukang becak, pekerjaannya terdampak wabah. Banyak orang yang hanya tinggal di rumah saja, membuat penghasilannya jauh berkurang. Karena jarang yang menggunakan jasanya. “Terima kasih banyak. Semoga warga terdampak lain seperti saya juga mendapatkan bantuan,” pungkas pria 60 tahun yang tinggal di RT 01, RW 06, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, tersebut.

Reporter : mg1

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih