Fauziyah Azzahro, Petenis Muda Jember

Sukses Raih Hattrick, Ukir Sejarah di Ajang Porprov

Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 menjadi salah satu kejuaraan yang tidak akan terlupakan bagi Fauziyah Azzahro. Di ajang itu, dirinya mengukir sejarah baru. Petenis Jember meraih tiga medali sekaligus dalam satu event.

ATLET TENIS UNGGULAN: Fauziyah Azzahro saat meraih medali emas di kategori ganda putri dalam ajang POMNAS XVI di Jakarta, tahun 2019 lalu. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak ada yang mengira, Fauziyah Azzahro bakal mencatatkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 lalu. Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember (Unej) ini berhasil meraih lebih dari satu medali. Total, Usi, sapaan akrabnya, menyabet tiga medali sekaligus di Porprov VI tersebut.

IKLAN

Bermain di tiga kategori, Usi memang menjadi petenis unggulan dalam ajang itu. Dia berhasil meraih medali perunggu di kategori beregu, medali perak pada tunggal putri, dan medali emas untuk ganda putri. Pada ganda putri, Usi berpasangan bersama Chofifah Indar Paraswati.

Pencapaian fantastis hattrick medali yang disumbangkan oleh Usi tersebut, membuat lembaran sejarah baru bagi cabang olahraga (cabor) tenis lapangan Jember. Apalagi, dalam gelaran Porprov. “Saya bangga, perjuangan tim putri yang dikomandani Fauziah Azahro dan kawan-kawan ini mampu memberikan yang terbaik bagi Jember,” tutur Soetriono, Ketua Umum Pengkab Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jember.

Menurut Usi, dirinya memang menjadi salah satu atlet yang diunggulkan untuk menyabet medali. “Kebetulan pelatih untuk tim putri pelatih saya dari kecil (Coach Hari Riono, Red). Jadi, dia paham benar mengatur strateginya. Bagaimana main saya kalau ditaruh di kelompok tunggal, ganda, dan beregu,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Hari Riono sendiri menangani grup putri. Sementara, atlet putra dinakhodai oleh Andik. Mereka berdua sama-sama melatih atlet junior Jember yang disiapkan untuk Porprov 2019 lalu saat TC atau pemusatan latihan.

Meski menjadi atlet unggulan, namun Usi menyebut, permainan lawan di Porprov 2019 cukup merata. Kata dia, setiap atlet tenis pasti punya kelemahan, tapi kelemahan itu sudah diperbaiki masing-masing. “Jadi, kita tidak bisa mengandalkan kelemahan lawan,” beber anak pasangan Paidi dan Sri Rejeki Witaningsih ini.

Sebelum bermain di Porprov 2019, Usi juga sudah bertanding dalam dua kali event Porprov sebelumnya. Yakni Porprov 2015 Banyuwangi dengan menyumbang dua medali perunggu pada kategori beregu dan tunggal putri. Sedangkan di Porprov pertamanya tahun 2013 lallu, Usi meraih medali emas di kategori beregu.

“Sebetulnya, di tunggal putri Porprov 2019 kemarin, saya bisa ambil emas. Tapi ada sedikit kendala yang saya juga nggak paham,” katanya. Dia menambahkan, di peringkat nasional, dirinya masuk pada kategori kelompok senior. Terakhir, seingat dia, dirinya berada di peringkat 32 kelompok senior.

Sementara itu, Soetriono menambahkan, kesuksesan petenis Jember di Porprov 2019 tidak lepas dari kerja sama para pihak. Baik pengurus Pelti Jember maupun orang tua atlet dan para pelatih. “Semua memiliki komitmen menggelar TC mandiri untuk meraih prestasi di provinsi,” pungkasnya.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih