Siap Distribusikan 36 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

Bantuan dari Pengusaha, Dikoordinasi Polres Jember

UNTUK WARGA MISKIN: Petugas kepolisian membantu para pekerja menurunkan beras di Polres Jember. Tercatat, sebanyak 36 ton beras bantuan Perpadi bakal didistribusikan untuk warga yang terdampak Covid-19.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19, membuat banyak pihak bersimpati. Bahkan, Polres Jember, Jawa Timur, berinisatif mengoordinasi berbagai donasi dari masyarakat dan pengusaha. Hasilnya, polres mampu mengumpulkan sebanyak 36 ton beras yang akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di seluruh Kabupaten Jember.

IKLAN

“Total 36 ton yang dikumpulkan polres untuk dibagikan pada warga terdampak Covid-19,” kata AKPB Aris Supriyono, Kapolres Jember, Rabu (29/4). Dia menuturkan, beras itu berasal dari para pengusaha. Mereka tidak membagikan sendiri, melainkan mempercayakan kepada Polres Jember untuk membaginya demi membantu masyarakat.

Terkait dengan asal pengumpulan beras tersebut, diakui Aris dari berbagai kelompok usaha. Tak hanya berasal dari para penggiling padi, tapi dari sejumlah penjual kain dan pengusaha lainnya. Namun yang cukup banyak memang berasal dari pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Penggiling Padi dan Beras (Perpadi). Organiasasi pengusaha ini menyisihkan 11 ton beras.

Menurut Aris, penerima beras ini nantinya adalah warga yang tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. “Kami melakukan penyisiran pada keluarga terdampak Covid-19 yang tidak pernah mendapat bantuan,” terangnya.

Upaya pengumpulan beras itu dilakukan untuk menghindari warga agat tak sampai kekurangan bahan pangan di tengah pandemi Covid-19. “Hari ini sudah ada 300 warga yang menerima beras tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Perpadi Jember Yohanes Suwarno mengatakan, beras tersebut dikumpulkan dari berbagai pengusaha penggilingan padi di Jember. “Ada 35 penggiling yang menyumbangkan berasnya. Satu orang bermacam-macan, ada yang memberi lima kuintal,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya menghubungi satu persatu penggiling padi untuk ikut peduli pada warga yang terdampak Covid-19. Sebab, kata dia, banyak warga yang sudah tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan.

Untuk itu, di tengah musim panen padi tersebut, para penggiling bersatu menyisihkan beras yang mereka miliki untuk dibagikan. Mereka tidak menyebarkan sendiri, namun mempercayakan pada Polres Jember. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih