Pulkam setelah Wabah Berakhir

Tiara dan Keluarga Bertahan di Tangerang

IDOLA BARU: Tiara Andini saat mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol, beberapa waktu lalu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lebaran tahun ini menjadi yang pertama bagi Tiara Anugrah Eka Setyo Andini. Sebab, runner up Indonesian Idol tersebut tak merayakannya di kampung halaman. Bersama keluarganya, Tiara menghabiskan momen Idul Fitri jauh di kota seberang. Ada beberapa alasan, selain karena banyak kesibukan seperti shooting video klip dan iklan, juga lantaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang belum mereda hingga sekarang.

IKLAN

Selain itu, gadis kelahiran Jember tersebut tak bisa pulang ke kampung halaman (pulkam) akibat ketetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan di perantauan. Yakni Kota Tangerang Selatan, Banten, Jawa Barat. Sehingga, dia harus bertahan di sana sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Ayah Tiara Andini, Deddy Nugroho mengatakan, sebenarnya Tiara dan keluarga berencana untuk mudik dan merayakan Idul Fitri di Jember. “Sayangnya, karena ketetapan PSBB, kami memilih untuk bertahan di Tangerang,” ungkap warga Perumahan Gunung Batu, E2, Kecamatan Sumbersari tersebut.

Deddy mengaku, keluarganya memilih taat pada anjuran pemerintah. Sebab, jika memaksa mudik, dirinya khawatir bisa membawa virus kepada keluarga di Jember. Jadi, pihaknya memilih melepas kerinduan dengan keluarga di Jember dengan menggunakan video call. “Rasanya memang aneh. Biasanya ketemu, sekarang ndak ketemu. Meski tak seperti biasanya, yang terpenting kami saling memaafkan,” katanya.

Jika korona mereda, kata Deddy, lalu kebijakan PSBB sudah mulai longgar, bisa jadi dirinya akan pulang ke Jember. Hanya saja, kepulangannya ke Jember cuma seorang diri. Tidak bersama Tiara atau keluarga yang lain. Sebab, dia mengaku masih memiliki tanggungan pekerjaan di Jember. “Kalau Tiara dan adik-adiknya bakal stay di Tangerang. Soalnya, mereka sudah pindah,” sambungnya.

Untuk sementara, Deddy menyatakan, Tiara bakal fokus melanjutkan karir. “Baru tahun depan kuliah. Sedangkan kedua adiknya juga ikut pindah sekolah,” lanjutnya.

Berikan Tips Hadapi Pandemi

Meski begitu, penyanyi kelahiran 23 September 2001 ini tetap berencana pulang ke kampung halaman. Tapi setelah ancaman wabah dinyatakan aman. Tiara pun berpesan supaya warga Jember tak pantang menyerah menghadapi wabah.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Tiara juga membagikan beberapa tips agar warga Jember terbebas dari ancaman Covid-19 saat merayakan Lebaran. Ini untuk membantu Pemkab Jember dalam memberantas persebaran virus korona. “Pertama, tetap jaga kesehatan dengan makan teratur dan bergizi. Istirahat cukup, konsumsi vitamin C, dan olahraga yang cukup,” ujarnya.

Tiara juga mengimbau agar warga Jember tetap menjalankan protokol Covid-19. Seperti mengenakan masker jika keluar rumah, sering mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer. Selain itu, juga disiplin menjaga jarak aman, serta menghindari kerumunan. Dan jangan keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak. “Jangan lupa ibadah dan selalu happy ya,” candanya, sembari memberikan semangat.

Dia juga menyarankan agar warga yang bisa bekerja dari rumah tetap bekerja dari rumah. Sedangkan bagi yang belum bisa, agar mencari inovasi bisnis dari rumah. Inspirasinya cukup banyak. Terlebih di saat pandemi ini banyak orang yang memilih diam di rumah dan mengisi waktu mereka dengan bersosial media. “Nah, itu merupakan peluang untuk membuka bisnis dengan cost yang rendah. Tapi bisa mendapatkan hasil yang besar,” ujar alumnus SMA Muhammadiyah 3 Jember tersebut.

Salah satu contohnya, warga Jember bisa membuka warung online di rumah. Bisa dengan membuat beberapa menu, lalu difoto, dan selanjutnya ditawarkan via daring. Masyarakat Jember juga bisa berinovasi dengan berbagai makanan yang jarang ditemui. Tujuannya agar dapat menarik pembeli untuk mencoba.

Di bidang lain, Jelas Tiara, warga Jember juga bisa mencoba membuat kerajinan, pembibitan, kosmetik, jamu, masker kain, atau apa pun yang itu bisa menarik perhatian di sosial media. “Semua memang membutuhkan waktu, tapi jika mau bersungguh-sungguh, insyaallah pasti berhasil,” pungkas wanita yang kini berusia 18 tahun itu. Tiara pun berharap pandemi di Indonesia secepatnya mereda. Karena dengan begitu, aktivitas masyarakat bisa normal kembali.

 

Reporter : mg1

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih