Promosikan Wisata dengan Norma Budaya

GUS NING TERPILIH: Bupati Jember Faida (paling kanan) saat memberikan cendera mata kepada Gus Ning Jember terpilih 2019, dalam acara grand final

RADAR JEMBER.ID – Akhirnya sosok Gus Ning Jember 2019 terpilih. Yakni Gus Muhammad Haidar Rasyid dan Ning Nina Nafisyah Iriani. Keduanya yang sama-sama merupakan mahasiswa aktif di Universitas Jember, terpilih dalam sesi grand final pemilihan Gus Ning Jember 2019, Minggu malam (26/8) kemarin di Alun-Alun Jember.

IKLAN

Sebelumnya, mereka juga sudah tersaring dalam 12 pasang finalis Gus Ning dan melaju ke lima besar dalam grand final kemarin. Nantinya, Gus Ning terpilih akan bertugas selama dua tahun ke depan dan tentunya akan terlibat dalam kegiatan pariwisata yang diselenggarakan oleh Pemkab Jember.

Bagi Bupati Jember dr Faida MMR, Gus Ning ini nantinya berperan sebagai duta pariwisata Jember. Tentu saja ini menjadi ajang kesempatan bagi generasi muda, supaya membantu pemerintah daerah Jember untuk mempromosikan pariwisata dan seni budaya.

Selain itu, dirinya juga turut bangga akan pencapaian prestasi para finalis Gus Ning 2019. Kepercayaan dirinya semakin bagus, serta latihan komunikasinya juga cukup baik. “Dari tahun ke tahun, saya melihat para finalis semakin baik kualitasnya,” imbuh Faida.

Apalagi, lanjut dia, kegiatan Gus Ning ini dari awal hingga akhir diisi dengan kegiatan positif. “Tidak ada kegiatan hura-hura, semuanya diisi dengan kegiatan yang sangat bermanfaat,” jelas Faida. Selanjutnya, dalam pemilihan tingkat provinsi bahkan nasional, Faida berharap para Gus dan Ning Jember ini menjadi juara di duta pariwisata selanjutnya.

Sementara itu, Anas Ma’ruf, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, mengatakan, peran mempromosikan wisata tak hanya diemban oleh Gus dan Ning terpilih saja, namun juga seluruh finalis. “Memang masa jabatan Gus dan Ning ini hanya dua tahun. Tetapi mereka akan bertugas selamanya, di mana pun mereka, akan tetap menjadi duta Jember dan membawa nama baik Jember,” ungkap pria yang akrab disapa Anas ini.

Kabupaten Jember sendiri memang diarahkan sebagai kota wisata yang berbudaya. “Memajukan wisata, tetapi tidak lepas dari norma-norma budayanya. Baik itu norma tradisi maupun keagamaan,” paparnya.

Selain itu, Anas menilai, tantangan Gus Ning ke depan juga cukup berat di era milenial ini. Apalagi dengan perkembangan media sosial yang cukup pesat, mereka harus mampu memberikan ide-ide inovatif yang kreatif. “Ini tentunya menjadi tantangan kita bersama Gus Ning, bagaimana menjual wisata dengan tetap mengedepankan nilai-nilai norma yang ada di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti