Amankan 22 Orang saat Patroli Gabungan

Dianggap 'Ngeyel' Imbauan Petugas

RUTIN PATROLI: Polres Jember bersama Kodim 0824 kembali mengadakan patroli, Kamis (26/3) malam. Langkah ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID– Polres Jember benar-benar serius melaksanakan maklumat Kapolri untuk membubarkan kerumunan orang di malam hari. Hal ini untuk memutus mata rantai peredaran virus korona (Covid-19) di Kabupaten Jember.

IKLAN

Patroli gabungan yang dipimpin Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Wakapolres Jember Kompol Vindy Syafutra itu, dilakukan bersama TNI dari Kodim 0824 Jember, Kamis (26/3) malam.

“Malam ini Polres Jember menggelar patroli gabungan skala besar. Sasaran patroli ini adalah tempat-tempat nongkrong di malam hari,” ungkap Aris.

Kegiatan patroli tersebut menyisir ruas jalan utama di Kota Jember. Seperti Jalan Kartini, Jalan PB Sudirman, Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, Jalan Riau, Jalan Mastrip dan Jalan Trunojoyo. Tempat-tempat keramaian seperti warung, kafe, warnet, game online dan biliar tidak luput dari sasaran patroli gabungan tersebut.

Di hadapan puluhan wartawan usai melaksanakan patroli, Wakapolres Jember Kompol Vindy Syafutra menerangkan, malam itu Polres Jember mengamankan 22 orang, termasuk pemilik kafe. Mereka dinilai bandel dan tidak mengindahkan peringatan polisi pada patroli sebelumnya untuk tidak membuka usaha hingga larut malam.

“Mereka terpaksa diamankan dan dibawa ke Mapolres Jember agar tidak mengulangi perbuatannya. Setelah menandatangi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, maka pemilik kafe dan pengunjung biliar diperbolehkan pulang,” ucap Vindy.

Menurut dia, selama berlangsungnya wabah korona ini, tingkat kesadaran masyarakat Jember cukup tinggi untuk menghindari kerumunan orang, terutama di malam hari agar terhindar dari virus mematikan tersebut. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih