Amankan 55 Sepeda Motor

Penertiban Balap Liar dan Motor Rakitan

DITERTIBKAN: Puluhan sepeda motor diamankan oleh petugas gabungan dalam penertiban di Jalan Gajah Mada dan Alun-Alun Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak ada ampun bagi para pembalap liar. Inilah yang ingin ditegaskan oleh Satlantas Polres Jember dalam penertiban gabungan bersama personel kepolisian, TNI, dan PNS Polres Jember. Dalam penertiban ini, petugas gabungan mengamankan 55 sepeda motor.

IKLAN

Penertiban tersebut dilakukan karena banyak laporan dari warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di jalur yang digunakam untuk balapan liar. Biasanya balap liar dimulai dari Jalan Gajah Mada (RSU Kaliwates) hingga Tugu PKK (KFC). Para pembalap liar itu biasanya main kucing-kucingan dengan petugas. Ketika petugas melakukan patroli, mereka stand by di pinggir jalan. Setelah petugas tak terlihat lagi, mereka mulai mempersiapkan motor yang akan digunakan untuk balapan.

Bahkan, saking seringnya digelar, masyarakat setempat sudah cukup hafal dengan jadwal balapan liar ini sudah bukan rahasia lagi. Hampir setiap Jumat malam penonton yang rata-rata anggota komunitas motor itu mulai berdatangan sejak pukul 23.00 hingga selesai. “Bahkan warga juga sempat geregetan dan emosi, mau ambil tindakan sendiri ketika ada balap liar,” ujar Yoyok, 39, warga Jalan Gajah Mada.

Padahal, sebelum ini penertiban balap liar sudah sering dilakukan secara gabungan. KBO Lantas Polres Jember Ipda Agus Yudi Kurniawan mengungkapkan, penertiban yang dilakukan secara gabungan ini karena ada laporan dari warga dan pengendara motor yang merasa terganggu dengan keberadaan balap liar. “Biasanya balapan liar itu sudah dilakukan secara rutin, dan penontonya juga banyak karena hampir dari beberapa kecamatan itu datang,” ujarnya.

Hal ini tentu meresahkan, sebab jalur yang digunakan untuk balapan liar merupakan jalan nasional. Bahkan beberapa bulan lalu sempat terjadi kecelakaan. Salah seorang pembalap liar menabrak warga hingga meninggal. Selain itu, masyarakat yang datang untuk menonton pun membawa motor protolan yang tidak dilengkapi STNK.

Selain menertibkan balap liar di sepanjang Jalan Gajah Mada, tim gabungan juga melakukan patroli di sepanjang Jalan PB Sudirman, tepatnya persimpangan Jembatan Jarwo hingga Alun-Alun Jember. Petugas mengamankan sedikitnya 55 unit kendaraan motor berbagai jenis. “Untuk motor yang ditinggal pemiliknya saat patroli, langsung diamankan petugas. Untuk pemilik yang tidak bisa menunjukkan STNK, kendaraan tidak boleh dibawa pulang,” ujar Agus.

Pemilik motor, lanjut dia, baru bisa membawa pulang jika sudah bisa menunjukkan STNK. Selain itu, motor yang sudah tidak standar lagi juga harus dikembalikan seperti semula oleh pemiliknya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti