Imbau APK-BK Tidak Melanggar

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemasangan alat peraga kampanye dan bahan kampanye (APK-BK) pastinya dilakukan di tempat-tempat yang mencolok. Tujuannya agar mudah dilihat orang. Nah, sebelum pemasangan masif dilakukan oleh setiap pasangan cabup-cawabup, KPU Jember dan Bawaslu mengimbau agar pemasangannya tidak di lokasi terlarang.

Komisioner KPU Jember Andi Wasis menegaskan, sebagian APK atau BK akan disediakan KPU Jember. Jenis dan jumlahnya sudah diatur dalam PKPU. Selain itu, setiap paslon juga boleh membuat APK dan BK yang ketentuannya juga telah disosialisasikan. “Membuat bahan kampanye berupa alat pelindung diri juga diperbolehkan,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya mengingatkan bahwa dalam PKPU ada batasan-batasan pemasangan. Seperti dilarang di pasang di tempat ibadah dan lembaga pendidikan. Untuk itu, APK dan BK lebih baik di pasang pada tempat yang tidak dilarang. “Jumlah pemasangan dan ukurannya juga sudah diatur. Semua paslon harus mematuhinya,” tegasnya.

Secara terpisah, Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka juga mengimbau agar pemasangan APK dan BK tidak melanggar peraturan. Misalnya di pinggir jalan kota yang dilarang, seperti di Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, A Yani, serta Trunojoyo.

Selain itu, beberapa lokasi seperti fasilitas umum, rumah sakit, serta dipaku di pohon-pohon juga dilarang. Untuk itu, daripada terkena penertiban, lebih baik di pasang di tempat yang tidak melanggar.

Menurutnya, setiap APK atau BK yang diketahui melanggar akan ditertibkan. “Penertiban akan dilakukan bersama Satpol PP. Kami pun pasti berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Nur Hariri
Fotografer: