PKL di Pasar Dukuhdempok Salbut

MELUBER SAMPAI LUAR PASAR: Sudah tak pakai masker, meluber ke jalan umum lagi. Inilah potret para PKL di pinggir Jalan Raya jurusan Ambulu–Wuluhan, area  Pasar Dukuhdempok.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa pedagang kaki lima (PKL) Pasar Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan,sangat salbut.

IKLAN

Rata-rata, pedagang tak pakai masker. Kalaupun memakainya, hanya dikalungkan ke lehernya saja. Kondisi seperti ini sangat riskan. Selain mengganggu pengguna jalan, juga sangat rawan penyebaran virus korona.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Jember, kemarin, di lokasi memang banyak PKL yang berjualan hingga pinggir aspal. Padahal, jalan depan Pasar Dukuhdempok itu merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Ambulu dengan Wuluhan. Apalagi letak pasar berdekatan dengan lampu merah (simpang empat).

Sebenarnya, beberapa bulan lalu PKL yang menggelar barang dagangannya dipinggir jalan aspal tersebut sudah diminta untuk masuk. Tetapi dengan alasan lapak didalam sudah penuh,para pedagang nekat berjualan didepan toko.

Bahkan,ada puluhan PKL yang berjualan sayur dan lombok di sisi kanan kiri pintu masuk pasar. Padahal pedagang yang berjualan dipinggir jalan itu sangat berisiko apabila ada kecelakaan, seperti kendaraan nyasar.

Sebab, di lokasi tersebut ramai lalu lalang kendaraan besar, hingga terjadi kemacetan. Ironisnya, lokasi pasar juga sangat dekatdengan MapolsekWuluhan. ”Seharusnya PKL harus mulai sadar untuk tidak berjualan hingga dipinggir jalan raya yang padat kendaraan,” ujar Sakri, salah satu warga.Apalagi kalau malam hari, hampir semua badan jalan itu tertutup kendaraan yang menurunkan sayuran di pasar.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono