Stt.. Mbah Penjaga Situs Doplang Ini Pinter Bahasa Inggris, Lho

TETAP SETIA: Abdul Rahim, penjaga Situs Doplang di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa tidak mengenal lelah untuk merawat benda purbakala.

RADARJEMBER.ID -Pengabdian Abdul Rahim sebagai juru pelihara (jupel) cagar budaya di Dusun, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, patut diacungi jempol. Selama 35 tahun, bapak anak lima ini telah berjasa memelihara, merawat dan melindungi benda purbakala.

IKLAN

“Situs Doplang terdiri dari Menhir, Batu Kenong Tunggal, Batu Kenong Kembar dan Dolmen.Setiap hari benda purbakala itu saya bersihkan menggunakan air, sikat dan sabun agar tidak kotor. Selain itu juga menyapu lokasi areal Situs Doplang untuk membersihkan dedaunan Mahoni,” jelas Rahim.

Pria kelahiran 1938 itu mengaku merasa senang menjalankan tugas tersebut. Kendati honor yang ia terima cukup kecil.

Bahkan tahun pertama merawat situs purbakala itu, Rahim hanya menerima honor Rp 600.000. Namun hal itu tidak menyurutkan kesetiaannya untuk merawat Situs Doplang tersebut.

“Di Situs ini terdapat 40 Batu Kenong, 1 Dolmen dan 2 Menhir. Semuanya kondisinya terawat. Tiap hari ada saja orang yang datang untuk melihat,” tandasnya.

Dari catatan buku tamu di Situs Doplang, wisatawan asing dari Australia dan Jepang, tertarik untuk melihat benda-benda bersejarah di Kecamatan Arjasa tersebut.

Karena sering interaksi dengan turis, dia pinter cas cis cus bahasa Inggris, meski logatnya belepotan.

Banyak pengalaman menarik dialami oleh Rahim sebagai juru pelihara Situs Doplang. Dirinya pernah menangkap pencuri yang hendak mencuri batu-batu purbakala.

Untuk menghindari aksi kejahatan serupa, secara sukarela Rahim sengaja memberikan tambahan lampu penerangan. Selain itu, setiap malam ia menyempatkan diri berkeliling memantau kawasan situs Doplang tersebut.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Hadi Sumarsono