Cegah Penularan Virus Korona

Polisi Bubarkan Pengunjung Cafe dan Warkop

CEGAH WABAH: Petugas kepolisian menyemprotkan cairan disinfektan ke salah seorang pengunjung kafe. Selain melakukan sterilisasi, polisi juga membubarkan kerumunan orang yang sedang nongkrong di kafe dan kedai kopi.

PATRANG.RADARJEMBER.ID- Polres Jember tidak main-main mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) di wilayah hukumnya. Dengan menerjunkan puluhan personel, bersama TNI dan Satpol PP, aparat menggelar operasi skala besar membubarkan kerumunan orang, Selasa (24/3).

IKLAN

Operasi gabungan itu dimulai dari Alun-alun Jember. Warga yang nongkrong dan berkerumun di seputar alun-alun dibubarkan paksa. Orang tua yang membawa anak kecil juga dipaksa pulang ke rumah. Bahkan warga yang membeli makanan pun tak luput dari “usiran” tim gabungan.

Setelah dari alun-alun, polisi menyasar sekitar Stasiun Jember. Di wilayah ini, warga yang nongkrong menikmati secangkir kopi diminta membubarkan diri dan pulang. Polisi memberi penjelasan kepada pemilik kedai dan warung kopi untuk tidak mengizinkan konsumennya menikmati makanan dan minumannya di kedai.

Polisi kemudian menyasar Jalan Wawar hingga area kampus. Kafe Kolong di Jalan Mastrip yang ramai pengunjung tak luput dari petugas. Pengunjung Kafe Kolong diminta pulang. Selain membubarkan massa yang berkerumun, polisi juga menyemprotkan cairan disinfektan kepada pengunjung di kafe tersebut.

“Saya baru tiba dan belum minum minuman yang saya pesan, tapi polisi sudah datang. Akhirnya minuman saya bungkus untuk dibawa pulang,” ujar Reni, pengunjung kafe.

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono mengatakan, pembubaran massa ini sesuai maklumat Kapolri untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Saya ingin Jember bebas Covid-19, masyarakat harus patuh demi kesehatan dirinya sendiri,” jelasnya.(*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih