Cegah Korona Lakukan Penyemprotan di Pesantren

BLUSUKAN KE PESANTREN: Seorang petugas melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu pesantren di Jember. Penyemprotan ini untuk memutus penyebaran virus korona.

TANGGUL.RADARJEMBER.ID- Pemerintah Provinsi Jawa Timur merasa prihatin terhadap penyebaran virus korona (Covid -19), menyikapi hal tersebut Gubernur Khofifah Indar Parawansa membentuk gugus tugas pencegahan korona di setiap Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), salah satunya di Kabupaten Jember.

IKLAN

Sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bakorwil V Jember bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Jember, menyisir berbagai pesantren untuk melakukan penyemprotan disinfektan agar terhindar dari virus.

“Bakorwil V dan BPBD Kabupaten Jember selama tiga hari, akan blusukan ke 35 pesantren untuk mengantisipasi agar Covid-19 tidak berkembang luas,” ungkap R Tjahjo Widodo, Kepala Bakorwil V Jember.

Tjahjo memaparkan, penyemprotan ke puluhan pesantren itu, selain dilakukan oleh BPBD dan didampingi pula oleh Dinas Sosial Jawa Timur, juga melibatkan santri dan warga sekitar pesantren.

“Diharapkan nantinya santri dan masyarakat di sekeliling pesantren bisa melaksanakan penyemprotan sendiri. Jadi mereka bisa melakukan penyemprotan disinfektan ini berulang-ulang,” imbuh dia. Dalam aksi penyemprotan ke setiap pesantren, BPBD Jember dibantu 20 orang santri dan penduduk.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Majidi, Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, KH Nasir Abdul Majid, merasa gembira ketika BPBD Jember mendatangi pesantrennya untuk menggelar penyemprotan disinfektan.

“Sebagai pengasuh pesantren, saya menyampaikan terimakasih kepada BPBD, Bakorwil dan Dinas Propinsi Jawa Timur karena telah menyemprot pesantren agar terbebas dari virus korona,” ucapnya. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih