Peluang Delapan Fraksi Cukup Kecil

Sama-Sama Menunggu Rekom DPP

“Komunikasi dengan pimpinan partai lain sudah. Seperti Demokrat dan PAN. Yang jelas, kami belum bisa memutuskan karena menunggu petunjuk pusat,” Sugito, Ketua DPD Partai Golkar Jember.

“Mengungkap FR sangat penting, karena dia diduga menjadi perencana puluhan proyek pembangunan,” Tabroni, Ketua Komisi A DPRD Jember.

RADAR JEMBER.ID – Dinamika pembentukan fraksi terus berlangsung, terutama bagi partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Jember. Lobi-lobi antar pimpinan pun terus dilakukan. Namun, sampai kemarin (23/8), pembentukan fraksi belum tuntas.

IKLAN

Data yang dihimpun Radarjember.id menunjukkan, ada partai yang sudah menuntaskan pembentukan fraksinya, namun nama ketuanya belum disebutkan. Ada pula yang masih mencari partai yang akan bergabung, ada juga yang belum memberikan kepastian.

Peluang terbentuknya fraksi untuk menjadi delapan fraksi seperti lima tahun lalu sepertinya cukup kecil. PKB yang posisinya memiliki 8 kursi di DPRD Jember sejatinya sudah menyelesaikan pembentukan fraksi termasuk nama pimpinan fraksinya. Hanya saja, nama tersebut belum disebutkan.

Meski pembentukannya sudah selesai, PKB juga masih membuka peluang untuk partai lain yang akan bergabung. Politisi PKB, M Itqon Syauqi mengatakan, penentuan fraksi serta pimpinannya diputuskan DPP PKB setelah mendapat usulan dari DPC PKB Jember.

Menurutnya, sudah ada nama calon pimpinan fraksi. “Untuk PKB sudah selesai, semuanya menjadi kewenangan pimpinan di DPC,” kata pria yang diplot sebagai ketua sementara DPRD Jember itu.

Hal senada juga disampaikan politisi Nasdem, David Handoko Seto. Partai yang juga memiliki 8 kursi ini sebenarnya sudah selesai membahas urusan fraksi, termasuk calon ketuanya. Partai ini juga tetap membuka pintu lebar-lebar apabila ada partai lain yang akan bergabung. “Calon ketua fraksi yang diusulkan Dannis Barlie Halim. Memang masih diusulkan dan kami menunggu keputusan DPP,” tambahnya.

Potensi terbentuknya delapan fraksi di DPRD Jember seperti periode sebelumnya cukup kecil datang Partai Gerindra. Partai ini menyebut, sudah menggaet dua partai lain untuk bergabung membentuk satu fraksi. Yaitu Perindo dan Partai Berkarya.

Jika benar itu terjadi, fraksi ini bisa memiliki 10 kursi. Yakni dari Gerindra 7 kursi, Perindo 2 kursi, serta Berkarya 1 kursi.

Ketua DPC Gerindra Jember Satib menjelaskan, bergabungnya Perindo dan Berkarya tinggal selangkah lagi. Yaitu menunggu hitam di atas putih atau keputusan dari DPP masing-masing partai. “Jadi, nanti namanya Gerakan Indonesia Berkarya, kalau benar-benar bergabung. Komunikasi dengan pimpinan partai sudah selesai, menunggu dari DPP saja,” tegasnya.

Rencana bergabungnya Berkarya tersebut dibenarkan anggota DPRD Jember dari Partai Berkarya, Ghofir. Menurutnya, pimpinan Partai Gerindra, Perindo, dan Berkarya memang menjalin komunikasi untuk bergabung membentuk fraksi. “Iya (bergabung, Red), tetapi belum ditetapkan,” imbuhnya.

Selain beberapa partai di atas, partai lain seperti PDIP, PKS, serta PPP juga sama-sama menunggu keputusan atau rekomendasi dari partainya. Namun demikian, informasinya, ketiga partai ini akan berdiri sendiri dan tetap membuka peluang bagi partai lain yang akan bergabung. “Untuk PKS sudah disiapkan calon ketuanya, tetapi kami tetap menunggu resminya dari partai,” kata Nus Hasan, politisi PKS.

Kemudian, untuk tiga partai lain, yaitu Partai Demokrat, PAN, dan Golkar, masih terus menjalin komunikasi intens antarpimpinan parpol. Apabila ketiga partai ini bergabung, maka fraksi ini akan memiliki modal enam kursi, karena masing-masing memiliki dua kursi di DPRD.

Ketua DPD Golkar Sugito membenarkan adanya komunikasi intens dari ketiga partai tersebut. Namun demikian, pihaknya juga menunggu keputusan dari DPP Golkar. “Komunikasi dengan pimpinan partai lain sudah. Seperti Demokrat dan PAN. Yang jelas, kami belum bisa memutuskan karena menunggu petunjuk pusat,” tegasnya.

Sikap menunggu keputusan dari partai tersebut juga disampaikan politisi PAN, Nyoman Aribowo, dan politisi Demokrat, Try Sandi Apriyana. Saat bertemu di DPRD, keduanya sama-sama menjawab menunggu keputusan partai politiknya.

Beberapa partai yang belum menyelesaikan pembentukan fraksi masih menunggu lobi-lobi politik pimpinan parpol. Apabila tidak ada perubahan, maka fraksi di DPRD Jember hanya akan ada tujuh fraksi saja. Akan tetapi, pembentukan fraksi-fraksi itu masih dimungkinkan bisa berubah lagi. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Bagus Supriadi