Bawa Tumpeng Sambil Sampaikan Aspirasi

ARAK HASIL BUMI: Sejumlah peserta aksi tengah membawa arak-arakan hasil bumi mengelilingi Alun-Alun Jember

RADAR JEMBER.ID – Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Butuh Bupati Baru (BBB) melakukan aksi di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Jember, kemarin (23/8). Mereka membawa tumpeng dari hasil bumi, lalu mengarak ruwatan bumi tersebut mengelilingi Alun-Alun Jember.

IKLAN

Para peserta ruwatan tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, tokoh Katolik, tokoh lintas Agama, serta sejumlah pelajar dan santri. Mereka berkumpul lalu menyampaikan aspirasinya tentang perkembangan Jember.

Kustiono, koordinator lapangan (korlap) aksi mengatakan, kegiatan yang digelar pada sore hari itu mengusung gerakan Butuh Bupati Baru atau BBB. Menurutnya, keberadaan Pemerintahan Jember selama ini telah banyak menyimpang dan sangat jauh dari harapan warga Jember. “Ini adalah puncak kegelisahan kami dengan kondisi pemerintahan Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa ruwatan itu adalah tradisi leluhur dan sebagai upaya menghormati peninggalan mereka. Dia meyakini bahwa ruwatan juga menjadi upaya untuk mengajak semua pihak kembali mengingat Tuhan.

Kustiono memaparkan sejumlah persoalan Jember yang tak kunjung usai. Mulai dari hubungan DPRD yang tidak harmonis, banyaknya kepala yang berstatus pelaksana tugas (PLt), SILPA yang tiap tahun semakin meningkat, penyimpangan proyek rehabilitasi 12 pasar, dan lainnya.

“Kita telah melakukan berbagai upaya untuk mengusut hal tersebut. Namun belum ada tindakan dan perubahan. Hal itu mendorong puluhan massa  melakukan aksi,” paparnya.

Meskipun tidak ada satu pun pihak Pemkab Jember yang menemui peserta aksi, para peserta aksi bisa berjalan dengan tertib. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan orasi beberapa orator, aksi mereka diakhiri dengan makan bersama hasil bumi dan belasan tumpeng. Tumpeng itu mulai dari buah-buahan, seperti pisang, jeruk, timun, semangka, dan lainnya.

Kutiono menambahkan, pihaknya akan terus memperjuangkan dan melawan kezaliman bersama puluhan massa. “Jumat kliwon ini adalah wujud rasa syukur kami merayakan bulan Kemerdekaan RI. Karena, kami masyarakat Jember, kami merasa memiliki tanggung jawab Jember lebih baik,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Bagus Supriadi