Pengacara Pilih Pakai e-Court

Gelaran Sidang Perdata via Daring

VIA DARING: Aplikasi e-Court kini kerap digunakan oleh para advokat untuk sidang perdata, sebagai bentuk penerapan physical distancing di Pengadilan Negeri.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah wabah virus korona ini, kebanyakan advokat sudah mulai memaksimalkan aplikasi daring dalam persidangan perkara perdata. Aplikasi e-Court ini digagas dari Mahkamah Agung (MA) untuk perkara perdata secara daring (online).

IKLAN

Dengan semakin merebaknya pandemi Covid-19, rata-rata advokat memilih sidang secara daring menggunakan e-Court tersebut. Seperti yang diungkapkan N. Tarigan, salah seorang pengacara dari PBH Peradi Jember.

“Ya, kami mengikuti juga seperti arahan Mahkamah Agung. Karena memang sebagian advokat sudah memahami e-Court ini. Tetapi juga ada yang belum,” ungkap pria yang juga sebagai pembina di PBH Peradi ini.

Dia menambahkan, e-Court berguna dalam penerapan physical distancing. Sebab, advokat tidak perlu datang langsung ke pengadilan negeri (PN). Mulai dari gugatan, jawaban, replik, duplik, kesimpulan, dan putusan sudah dikirim melalui email dalam aplikasi e-Court tersebut.

Hanya sidang agenda mediasi dan pembuktian yang mengharuskan para pihak untuk datang langsung ke PN. Sebab, sidang tersebut belum dapat dilakukan secara daring melalui telekonferensi atau aplikasi daring lainnya. “e-Court ini bisa dipakai, kalau pihak penggugat dan tergugat sama-sama memakai advokat. Sifatnya, ya wajib kalau sesama advokat. Kami mau tidak mau harus dapat memakai aplikasi ini,” ungkap pria yang akrab disapa Tarigan ini.

Dia mencontohkan, apabila dirinya mendapatkan suatu perkara perdata di luar Jember, dirinya pun menggunakan e-Court tersebut. “Karena memang tidak boleh keluar kota dulu sekarang,” tuturnya.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti