Anjurkan Kurban Gunakan Protokol

BIKIN SIMULASI: Pelatihan penyembelihan hewan kurban dilakukan di depan Gedung MWC NU Jenggawah, akhir pekan lalu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jelang Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban pada dua pekan mendatang, protokol medis dianggap perlu juga diupayakan. Demi keamanan, hal itu mengharuskan masyarakat yang berkurban ataupun panitia kurban harus menerapkan protokol kesehatan yang ada. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan lain-lain.

“Menerapkan protokol seperti ini memang baru kali ini. Ini untuk kebaikan bersama,” terang Sucipto, penanggung jawab Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban, Minggu (19/7) lalu di Jenggawah.

Ia mengaku sengaja menggelar pelatihan penyembelihan itu. Sebab, situasi dan kondisi musim kurban tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu karena ada pandemi Covid-19 tahun ini. Dalam pelatihan itu pula, pihaknya melibatkan sekitar 60-peserta yang selanjutnya dipandu oleh salah seorang instruktur.

Para peserta berasal dari berbagai kalangan. Termasuk salah satunya warga yang akan menyembelih hewan kurban. Menurut Sucipto, pelatihan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan kurban sesuai dengan syariat Islam dan mengupayakan pelaksanaannya sesuai anjuran protokol kesehatan.

“Jadi, dalam pelatihan itu masyarakat bisa tahu bagaimana kurban sesuai dengan standar fikih dan mengikuti protokol medis yang ada,” imbuh pria yang juga Ketua MWC NU Jenggawah sekaligus panitia pelatihan itu.

Sementara itu, M Noor Harisudin, pengisi dalam pelatihan itu mengatakan, pelaksanaan kurban harus tetap mengacu pada dua hal, yakni pengetahuan agama dan IPTEK. Dengan begitu, orang yang berkurban dan panitia diyakininya bisa melaksanakan ibadah kurban dengan tepat dan benar. “Di sini letak pentingnya pelatihan itu. Sehingga tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan kurban, dan hari raya bisa berjalan sempurna,” tukasnya.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Maulana
Fotografer: Istimewa