Patuhi Anjuran, CFD Sepi Pengunjung

LENGANG: Pemkab Jember meliburkan kegiatan CFD di Alun-Alun Jember. Masyarakat mematuhi kebijakan itu, sehingga alun-alun terlihat sepi dan lengang, kemarin (22/3).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masyarakat mematuhi keputusan pemerintah daerah yang menutup sementara agenda car free day (CFD) di Alun-Alun Jember. Kebijakan penutupan ini untuk mencegah penularan virus korona akibat berkumpulnya banyak orang. Karena itu, untuk sementara waktu kegiatan yang diselenggarakan tiap hari Minggu tersebut ditiadakan.

IKLAN

Melalui baliho, Bupati Jember dr Faida MMR mengumumkan kebijakan penutupan tersebut. Bahkan, pemerintah juga telah menyebar poster yang berisi hal yang sama dan membagikannya melalui media sosial (medsos). Masifnya siaran tentang penutupan CFD berdampak positif. Kemarin (22/3), masyarakat yang datang ke alun-alun cukup sedikit. Sehingga suasananya terlihat lengang. Hanya ada beberapa orang yang tampak berolahraga bersama dengan keluarga mereka.

Sementara itu, aktivitas pedagang yang biasanya memadati Jalan PB Sudirman atau sebelah timur Lapas Kelas IIA Jember juga terlihat sepi. Demikian juga dengan kendaraan yang lewat di jalan protokol tersebut. Tak hanya itu, di Jalan RA Kartini dan di Jalan Ahmad Yani juga sepi. Kantong-kantong parkir seperti di depan SMK Negeri 4 dan depan Masjid Baitul Amien lama juga tak ada kendaraan.

Syaiful, juru parkir yang biasa mangkal di depan kantor pemkab, terlihat santai. Dia hanya duduk sambil menertibkan kendaraan yang baru datang. Itu pun jumlah kendaraan, yang semuanya roda dua tersebut, masih bisa dihitung jari. “Biasanya sejak pagi pukul 06.00 hingga pukul 10.30 masih banyak yang datang untuk olahraga. Mungkin ini karena dampak virus korona, “ ujarnya.

Dia mengakui, beberapa hari sebelumnya, jajaran Polres Jember telah melakukan patroli keliling dengan memberi imbauan melalui pelantang suara. “Kepada orang-orang yang melakukan olahraga, ketika sudah selesai, polisi menyarankan agar mereka pulang,” ujar Syaiful.

Menurutnya, sebelum wabah virus korona (Covid-19) menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat di depan kantor pemkab cukup banyak. Bahkan, area parkir yang disediakan khusus sampai tak mampu menampung kendaraan yang ada. “Tapi untuk pagi ini hanya puluhan sepeda motor saja yang parkir dan ditinggal olahraga oleh pemiliknya,” tandasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih