Kini Bisa Ngopi Sambil Kuliah

Aktivitas Perkuliahan Mahasiswa Digeser Via WAG 

BELAJAR SAMBIL NYANTAI: Sejak diberlakukannya aktivitas kuliah tanpa tatap muka, sejumlah mahasiswa berganti haluan menggeser jam kuliahnya ke cafe-cafe atau kedai yang tersedia layanan Wifi. Seperti pemandangan di sejumlah kafe daerah Rest Area Jubung Sukorambi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak Persebaran Virus Korona membuat mayoritas kampus serentak memberlakukan kebijakan sistim kuliah daring atau online. Model kuliah tanpa tatap muka itu dinilai cukup efektif untuk memutus mata rantai persebaran virus dari Tiongkok itu.

IKLAN

Sebagai gantinya, jam kuliah mahasiswa diberlakukan secara online. Mereka hanya mengerjakan tugas sampai, diskusi hingga presentasi pun secara online. Melalui Whatsapp Grup (WAG) yang dibuat tiap mata kuliah, mereka bisa bebas memantau dan mengikuti perkuliahan, tanpa harus repot-repot datang ke kampus seperti hari biasanya.

“Kalau jam kuliah tiba, biasanya masuk kelas, sekarang hanya perlu standby di grup WhatsApp saja,” akui Dimas, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) IAIN Jember. Selama standby di grup itu, mereka tak sekadar mendapatkan tugas dari masing-masing dosen pengampu mata kuliah, namun di grup itu juga mereka melangsungkan presentasi hingga membuka sesi tanya jawab. Karena kemudahan itu, mereka bisa mengakses grup tersebut dari berbagai tempat.

Salah satunya di tempat ngopi yang terdapat fasilitas wifi gratis seperti pemandangan di sejumlah kafe di sekitar area Rest Area Jubung Sukorambi. Tak sedikit mahasiswa yang ngopi sambil membawa laptop plus smartphone-nya masing-masing.

Sementara di kampus sendiri, aktivitas dosen tetap diberlakukan masuk. “Para dosen itu jam mereka tetap ada, sekalipun kuliah secara daring, mereka tetap wajib ke kampus,” jelas Abd Syakur, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Jember.

Tak hanya di IAIN Jember, di sejumlah kampus lain tak jauh berbeda. Di Universitas Jember misalnya. Kasubag Humas Unej Rohkmad Hidayat menguraikan, para dosen tetap tercatat masuk dan tercatat mengajar mahasiswa saat mereka login ke aplikasi pembelajaran via daring. Karena kemudahan itulah, baik dosen dan mahasiswa bisa tetap melangsungkan kuliah, sekalipun tanpa tatap muka. “Itu sudah biasa dilakukan. Asal ada jaringan internet, dosen maupun mahasiswa bisa gunakan itu,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Hadi Sumarsono