Tiga Pasar Terapkan E-Retribusi

Pengelolaan Retribusi Semakin Canggih

RADARJEMBER.ID – Tak hanya penataan pedagang, pemerintah daerah juga mem­per­baiki manajemen keuangan pasar. Salah satunya bekerja sama dengan perbankan untuk menerapkan e-retribusi. “Sekarang re­tribusi tidak lagi bayar ke orang per orang, tetapi cukup pakai kartu e-retribusi,” ujar bupati.

IKLAN

Dengan e-retribusi, dia menjelaskan, begitu pedagang membayar maka langsung masuk ke kas Pemkab Jember. Untuk uji coba di­la­kukan di tiga pasar tradisional. Yakni, Pasar Patrang, Pasar Mangli, dan Pasar Umbulsari. “Setelah uji coba selesai, e-retribusi ini akan di­lakukan di semua pasar,” ungkapnya.

Bahkan, Bupati Jember dr Hj Fai­da MMR menegaskan, pedagang yang tak mem­bayar retribusi akan menerima sanksi. Bila tak membayar retribusi selama tiga bulan maka sanksinya adalah pencabutan hak pe­ma­kaian atau di­pin­dah­ta­ngan­kan ke­pa­da orang lain. Sedangkan bagi pedagang di tiga pasar yang telah menerapkan e-retribusi, mereka bisa membayar di mesin e-retribusi yang disiapkan oleh pihak perbankan yang menjadi mitra Pemkab Jember.

Bupati juga menjelaskan, karena aset pemerintah daerah, maka pedagang tak membayar untuk mendapatkan kios tersebut. Kendati begitu, semua pedagang yang bakal menempati wajib meneken bahwa kios itu bukan milik pribadi. Tapi dipinjamkan oleh pemkab agar digunakan para pedagang. Sebab, kios-kios itu dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten Jember.

Sebagai bukti legalitas pemakaian kios, setiap pedagang mendapatkan barcode yang bisa menyimpan identitas dan dapat digunakan membayar retribusi. Masa berlaku kartu itu paling lama tiga tahun. Kartu ini bukan identitas kepemilikan, tetapi keterangan pemakaian. “Sekarang retribusinya pakai kartu. Karena sudah zaman modern,” kata bupati.

Kepala Cabang BTN Jember Holiosri mengatakan, pihaknya menyiapkan mesin e-retribusi di tiga pasar yang sudah bekerja sama, yaitu Pasar Patrang, Umbulsari, dan Mangli. Penyediaan mesin bayar itu juga termasuk dengan aplikasi yang sifatnya online dengan sistem pembukuan yang disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.

Secara teknis, pedagang yang ingin membayar melalui e-retribusi, BTN telah memberikan kartu sebagai alat membayar retribusi. Kartu itu cukup ditempelkan pada mesin yang sudah disediakan. “Selanjutnya saldo yang ada di kartu akan terpotong otomatis. Jadi mirip kartu tol,” jelasnya.

Reporter : Mahrus Sholih

Fotografer : Humas Pemkab Jember for Radarjember.id

Editor : Mahrus Sholih