Bikin Mercon, Warga Jambearum Ditangkap Polisi

JALANI PENYIDIKAN: Eko Imam Wahyudi, kuasa hukum tersangka, mendampingi Khoirul Anam, tersangka pembuatan petasan, saat menjalani pemeriksaan di Polsek Puger.

PUGER.RADARJEMBER.ID- Khoirul Anam, 32, dipastikan tak bisa ikut Lebaran tahun ini bersama keluarga. Kurang berapa hari lagi, warga Kedungsumur, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur itu, ditangkap polisi, Rabu (20/5) kemarin. Dia ditangkap karena kedapatan membuat petasan.

IKLAN

Penggrebekan itu dipimpin Kanitreskrim Polsek Puger Bripka Mahmur. Bersama sejumlah anggota, polisi mendatangi rumah pelaku yang saat itu sedang membuat petasan di ruang tamu sendirian.

Mengetahui ada polisi datang, pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan menyembunyikan mercon itu di musala depan rumahnya. Setelah digeledah, rupanya kardus warna cokelat tersebut berisi 99 biji petasan berbagai ukuran yang siap ledak. Selain petasan, polisi juga mengamankan kertas, ½ Kg serbuk obat yang sudah diracik dan sumbu.

Menurut tersangka yang didampingi Eko Imam Wahyudi, penasihat hukumnya, petasan yang dibuat itu untuk persiapan dibakar pada hari raya nanti. “Saya hanya bagian membuat saja. Bahan dan obatnya dari teman,” ujar Khoirul. Teman yang disebutnya sebagai penyuplai bahan tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai DPO.

Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono menjelaskan, dalam kondisi wabah Covid-19 ini seharusnya tidak ada yang membakar atau membuat petasan. Karena dengan membakar mercon di hari raya akan banyak warga yang datang sehingga memicu kerumunan.

Selain itu, membuat petasan juga melanggar undang-undang. Sehingga akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Tahun 1951. “Ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara,” pungkas Ribut. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih