alexametrics
24.4C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Brand Kopi Terangkat, Tembakau Tidak Anjlok

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagian besar penduduk Kabupaten Jember memiliki mata pencaharian di sektor perkebunan dan pertanian. Sayangnya, dua komoditas yang selama ini menjadi andalan Jember itu belum sepenuhnya digarap maksimal.

Untuk itu, calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman akan menjadikan kedua komoditas itu sebagai bagian dari program yang diprioritaskan. Firjaun mengungkap, keberadaan kopi dan tembakau masih terkesan dibiarkan. Selama ini belum digarap maksimal oleh pemerintah.

Akibatnya, brand terhadap kopi Jember belum juga terangkat dan harga tembakau di kalangan petani kerap anjlok. Padahal, kedua komoditas itu bisa menjadi sumber PAD yang besar jika terus dikembangkan dengan cara benar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Agar pengembangan kopi membaik dan mengangkat citra kopi asli Jember, maka semua pihak perlu bersinergi. Tak hanya itu, upaya untuk memanfaatkan lahan produktif berbasis perkebunan rakyat juga patut dikawal dan ditingkatkan.

“Terlebih, kita memiliki pusat penelitian kopi dan kakao yang berpusat di Jember. Sayang sekali apabila tidak dibangun komunikasi dan kerja sama yang intens. Ke depan, kopi dan kakao Jember harus memberi banyak manfaat kepada masyarakat,” ujar Firjaun.

Sementara, terkait dengan tembakau, Firjaun juga akan melakukan pemberdayaan agar produksi kian tumbuh. Termasuk ikut mempromosikan dan menjaga harga tembakau agar tidak anjlok. Dalam pemerintahannya jika terpilih, keduanya kelak akan hadir sebagai stakeholder yang dibutuhkan di segala lini.

“Bagi saya dan Haji Hendy jelas, sumber daya yang dimiliki Jember harus digenjot dengan program agar tetap produktif. Sehingga hasil komoditas kopi dan tembakau bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan kemaslahatan umat,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagian besar penduduk Kabupaten Jember memiliki mata pencaharian di sektor perkebunan dan pertanian. Sayangnya, dua komoditas yang selama ini menjadi andalan Jember itu belum sepenuhnya digarap maksimal.

Untuk itu, calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman akan menjadikan kedua komoditas itu sebagai bagian dari program yang diprioritaskan. Firjaun mengungkap, keberadaan kopi dan tembakau masih terkesan dibiarkan. Selama ini belum digarap maksimal oleh pemerintah.

Akibatnya, brand terhadap kopi Jember belum juga terangkat dan harga tembakau di kalangan petani kerap anjlok. Padahal, kedua komoditas itu bisa menjadi sumber PAD yang besar jika terus dikembangkan dengan cara benar.

Agar pengembangan kopi membaik dan mengangkat citra kopi asli Jember, maka semua pihak perlu bersinergi. Tak hanya itu, upaya untuk memanfaatkan lahan produktif berbasis perkebunan rakyat juga patut dikawal dan ditingkatkan.

“Terlebih, kita memiliki pusat penelitian kopi dan kakao yang berpusat di Jember. Sayang sekali apabila tidak dibangun komunikasi dan kerja sama yang intens. Ke depan, kopi dan kakao Jember harus memberi banyak manfaat kepada masyarakat,” ujar Firjaun.

Sementara, terkait dengan tembakau, Firjaun juga akan melakukan pemberdayaan agar produksi kian tumbuh. Termasuk ikut mempromosikan dan menjaga harga tembakau agar tidak anjlok. Dalam pemerintahannya jika terpilih, keduanya kelak akan hadir sebagai stakeholder yang dibutuhkan di segala lini.

“Bagi saya dan Haji Hendy jelas, sumber daya yang dimiliki Jember harus digenjot dengan program agar tetap produktif. Sehingga hasil komoditas kopi dan tembakau bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan kemaslahatan umat,” tegasnya.

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca

Regenerasi Pianis Klasik Nyaris Mati

Pakan Ternak Dicuci Dulu

Banjir Rendam 5.611 KK