Kerugian Capai Rp 75 Juta

Gudang Tembakau Ludes Terbakar

LUDES TERBAKAR: Warga sekitar saat mendatangi lokasi gudang tembakau milik Maksum yang terbakar gara-gara jerami.

RADAR JEMBER.ID – Warga yang tinggal di Lingkungan Krajan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, mendadak panik. Sebab, sebuah gudang berisi tembakau jenis Besuki Na Oogst milik H Maksum, 59, warga setempat, ludes terbakar, Minggu (18/08). Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

IKLAN

Informasi yang diperoleh, sebelum insiden itu terjadi, korban bersama tiga pekerjanya beraktivitas di dalam gudang. Menjelang zuhur, mereka hendak istirahat. Namun, saat akan meninggalkan lokasi, pemilik gudang dan tiga karyawannya melihat jerami yang ada di depan sebelah barat gudang terbakar. Api terus membesar tak terkendali, sehingga dalam waktu singkat merembet ke gudang.

Selanjutnya, korban bersama warga yang lain berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, karena gudang terbuat dari bahan yang mudah terbakar, api begitu cepat melalap seluruh bagian gudang. Sejurus kemudian, gudang berukuran 10×20 meter itu ludes terbakar. Hanya tersisa tembok dan genting saja. Sementara bangunan dari welit dan bambu hangus terbakar.

Warga yang mengetahui peristiwa itu segera melapor ke polisi yang diteruskan ke petugas pemadam kebakaran (damkar). Tak berselang lama, satu unit mobil damkar datang ke lokasi. Namun saat datang, api sudah mulai padam. Akhirnya, petugas melakukan pemadaman terhadap sisa api yang masih membara.

Api baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 13.00 siang. Beruntung, gudang yang terbakar itu kondisinya sedang kosong. Kendati begitu, kerugian material yang ditanggung korban mencapai sekitar Rp 75 juta.

Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran tersebut. “Yang jelas, awalnya dari jerami yang terbakar. Cuma, sekarang yang kami selidiki dari mana asal api yang membakar jerami itu,” ujar Faruk. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih