Langsung Terapkan Protokol Kesehatan

“Kursi tunggu juga dibatasi supaya mereka jaga jarak. Selain itu, satpam akan memulangkan warga jika melebihi kuota, supaya tidak ada kumpul-kumpul saat mengantre.”Moh Hosen, Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jember

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah mengenai tatanan baru alias New Normal, Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jember juga merespons instruksi tersebut dengan baik. Yakni dengan menambah sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah persebaran Covid-19. Di antaranya pengadaan bilik disinfektan dan thermogun, serta menambah tempat cuci tangan.

IKLAN

Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jember Moh Hosen mengungkapkan, secara teknis tidak ada yang berubah dari penerapan protokol kesehatan pada saat awal Covid-19 merebak di Kabupaten Jember hingga sekarang. Saat memasuki New Normal pun, pihaknya sudah siap untuk melayani berbagai permasalahan masyarakat. “Hanya saja, kami memperketat itu semua karena Kabupaten Jember sudah memasuki era New Normal,” ungkapnya.

Hosen mencontohkan, pihaknya telah menyiagakan kebersihan dengan memerintahkan siapa pun untuk mencuci tangan ketika memasuki zona pengadilan. Lalu, mereka dianjurkan untuk mengenakan masker. “Kursi tunggu juga dibatasi supaya mereka jaga jarak. Selain itu, satpam akan memulangkan warga jika melebihi kuota, supaya tidak ada kumpul-kumpul saat mengantre,” paparnya.

Meski demikian, kegiatan di PA masih relatif tampak sepi. Terlebih, pembatasan jam kerja para pegawai juga masih berlaku. Yakni masuk pukul 08.30 dan pulang pukul 15.00. Ketentuan itu, paparnya, berbeda dua jam kerja dari sebelumnya. Tujuannya untuk menjaga produktivitas para pegawai, dan supaya imunitas mereka tetap terjaga.

“Kami sudah siap menghadapi New Normal, tapi PA masih sepi. Anggap saja, bukan karena takut Covid-19. Namun, masyarakat Jember memang tak memiliki konflik yang perlu dibawa ke pengadilan,” candanya.

Hosen menjelaskan bahwa pihaknya bakal terus gencar dalam mendisiplinkan siapa pun yang memasuki PA untuk menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya, supaya tak ada warga yang takut terpapar ketika berkunjung di PA.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: mg1
Fotografer: Istimewa