Dua Desa Diterjang Puting Beliung

RUSAK PARAH: Rumah milik Seniwi, 45, warga Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, mengalami rusak di bagian atap. Hampir seluruh gentingnya terbawa angin puting beliung.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, dibuat panik setelah hujan deras yang disertai angin kencang melanda, Rabu (18/3) siang lalu. Sejumlah warga pun merasakan dampaknya. Puluhan rumah mengalami rusak, terutama pada bagian atap. Termasuk rumah milik Seniwi, 45.

IKLAN

Hampir seluruh genting rumah Seniwi lenyap terbawa angin puting beliung. Begitu juga dengan plafon rumahnya. Seniwi bersama istrinya, Hatina, 40, langsung berlari keluar setelah mendengar suara genting terangkat. “Saya langsung mengajak istri dan anak keluar rumah. Saat itu, ada suara angin di belakang rumah dan langsung lari ke depan,” ujar Seniwi.

Angin terus berputar setelah merobohkan pohon besar di belakang rumahnya. Tidak hanya merusak genting, puluhan pohon berukuran besar dan pohon pisang ikut roboh. Ada juga tanaman yang rusak berat akibat diterjang angin. Beruntung, tak ada korban jiwa, karena saat angin kencang, warga memilih keluar dari dalam rumah masing-masing.

Tetapi, meskipun angin sudah reda, Seniwi mengaku tidak berani masuk ke dalam rumah. Sebab, sebagian besar genting rumahnya berantakan, sehingga empat kamar rumahnya tidak beratap. Selain itu, sebatang pohon berukuran besar di belakang rumahnya juga roboh dan menimpa areal persawahan. “Tidak hanya kamar yang gentingnya terbang, tetapi bagian tembok dapur sampai retak,” ujar Seniwi kepada Jawa Pos Radar Jember.

ROBOH: Selain rumah, pohon sukun di belakang rumah Seniwi roboh hingga jatuh di sawah milik warga di belakang rumahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cangkring Heru Ali Wahyudi mengatakan, saat kejadian dirinya tengah berada di Polsek Jenggawah. Setelah ditelepon perangkat desa, dirinya langsung berangkat mendatangi lokasi kejadian dan mendapati sudah ada puluhan rumah yang rusak. Bukan hanya itu, puluhan pohon dan tanaman pisang juga roboh tidak beraturan. “Untuk rumah warga yang hanya mengalami rusak ringan di bagian atap, langsung diperbaiki sendiri-sendiri,” ujarnya.

Menurut Heru, angin datang dari arah utara dan kembali lagi setelah memorakporandakan rumah warga. “Di Dusun Cangkringbaru, Desa Cangkring, ada 20 rumah yang mengalami rusak. Satu rumah yang parah yakni milik Seniwi,” imbuhnya. Pihaknya langsung menggelar kerja bakti yang diikuti warga setempat serta anggota babinsa (bintara pembina desa) untuk memperbaiki rumah Seniwi.

Sementara itu, di Dusun Jatirejo, Desa/Kecamatan Jenggawah, angin putting beliung juga merusak 16 rumah warga. Termasuk merobohkan pohon serta pos kamling.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti