Lomba-Lomba Peringatan Tujuh Belasan

Mulai dari Tradisional hingga yang Sedang Viral

MEMINDAH KAUS: Zaenal Arifin (membuka kaus) Ketua RW 22, Lingkungan Sumber Dandang, Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, saat mengikuti lomba memindah kaus di halaman RW 22.

RADAR JEMBER.ID – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Indonesia. Paling umum adalah menggelar lomba-lomba permainan rakyat. Hampir setiap wilayah mengadakan berbagai lomba yang melibatkan warga.

IKLAN

Halaman RW 22, Lingkungan Sumber Dandang, Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, mendadak ramai. Puluhan warga mulai dari emak-emak hingga bapak-bapak mengikuti beragam jenis lomba dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia, kemarin (18/8).

Salah satunya lomba memindahkan kaus berpasangan yang diikuti warga lima RT di RW 22. H Zaenal Arifin, ketua RW 22, juga tidak mau kalah mengikuti lomba. Suasana semakin penuh tawa ketika salah satu peserta tidak hanya membuka kaus luar saja, tetapi kaus dalamnya pun ikut tertarik. Ibu-ibu yang duduk di samping langsung tertawa terpingkal-pingkal. “Ayo, Pak RW jangan kalah dengan yang muda, Pak RW pasti bisa, ayo terus buka kausnya,” ujar Rachmad Santoso, Ketua RT 004 yang memberi semangat.

Selain lomba memindahkan kaus, panitia juga mengadakan lomba lain seperti lomba pindah bola menggunakan sedotan serta goyang mengeluarkan bola dari keranjang yang diikuti ibu-ibu. Tak hanya kemarin, pekan depan pun warga menggelar senam bersama. “Yang jelas, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kita ini sudah tidak ikut berjuang. Tetapi, kita harus mengingat jasa pahlawan kita. Salah satunya dengan mengadakan lomba-lomba ini,” ujar Zaenal.

Tidak hanya lomba, warga RW 22 juga rutin mengadakan upacara bendera setiap tahunnya. Ini sudah kali ketiga upacara tersebut digelar. Peserta hadir dari seluruh warga yang ada di lima RT, dan petugas upacaranya digilir bergantian mulai dari remaja hingga orang dewasa. Prosesi upacaranya pun tak kalah resmi dengan upacara yang digelar di Alun-Alun Jember.

Sementara itu, Rachmad Santoso, Ketua RT 004 mengatakan, seluruh warga dari lima RT ini juga kompak ketika mengadakan kegiatan. “Dengan lomba ini, kita bisa saling bertemu dengan warga, karena banyak warga Perumahan Bukit Permai ini yang masih aktif bekerja. Sehingga, ketika ada lomba atau kegiatan di RW, bisa ketemu” terang Rachmad.

Selain di wilayah perkotaan, masyarakat di daerah perdesaan pun merayakan HUT Kemerdekaan RI dengan kegiatan serupa. Seperti yang ada di Dusun Besuki RT 030/ RW 002, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Minggu (18/8) kemarin.

Tidak hanya anak-anak, emak-emak pun tak mau kalah ikut lomba. Salah satunya lomba memindahkan tepung menggunakan piring dengan cara beregu, yang belakangan ini sedang viral di media sosial. “Ojok cepet-cepet nek mindah, ben gak tumpah nang koncone, (Jangan cepat-cepat kalau memindah, biar tidak tumpah ke temannya, Red),” ujar Bu Wahyu yang memberi semangat kepada peserta.

Emak-emak ini ternyata tidak mau kalah dengan peserta yang masih berusia siswa SD. Dengan cepatnya, mereka mencari pasangan agar bisa ikut dalam lomba memindah tepung tersebut. “Mungkin ini lomba satu-satunya yang diadakan di dusun,” ujar Sigito, salah satu warga Sidomeker.

Selain lomba memindahkan tepung secara estafet, panitia juga menggelar lomba lain seperti membawa nampan bambu di atas kepala sambil berjalan. Lomba ini sengaja diadakan oleh warga yang ada di dusun, karena sehari-harinya hampir semua warga sibuk dengan urusan pilkades. Oleh arena itu, panitia mengajak masyarakat untuk sejenak melupakan urusan politik dan lebur dalam suasana kebersamaan dalam memperingati 74 tahun kemerdekaan tanah air. “Karena berjuang itu tidak harus melawan penjajah, tetapi dengan lomba-lomba ini juga sebagai bentuk perjuangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ika, ketua panitia lomba mengatakan, gelaran ini memang baru kali ini diadakan di tempatnya. “Awalnya memang belum pernah, tetapi setelah dimusyawarahkan, ternyata warga setuju,” imbuhnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti