PDAM Coba Sempurnakan Jaringan

DISTRIBUSI AIR BERSIH: Saat perbaikan, PDAM Jember mendistribusikan mobil tangki air bersih kepada pelanggan PDAM paling terdampak di wilayah Kota Jember.

JEMEBR, RADARJEMBER.ID – Perbaikan jalur pipa PDAM yang berlangsung sejak akhir pekan lalu masih akan disempurnakan. Saat itu, dampak tersendatnya air paling dirasakan oleh pelanggan di daerah ketinggian. Seperti daerah Jalan Semeru dan Perum Puri Bunga Nirwana di Kelurahan Karangrejo yang mengalami tersendatnya air PDAM.

IKLAN

Humas PDAM Jember Sapto Nugroho mengakui bahwa sejak Sabtu (13/6), PDAM Jember melakukan perbaikan pada jaringan pipa. Dalam perbaikan tersebut beberapa titik lokasi air PDAM sempat tersendat. “Tapi kami sudah melakukan sosialisasi sebelumnya. Baik melalui media sosial, radio, maupun media massa,” jelasnya.

Wilayah terdampak dimulai dari Jalan MT Haryono, Sriwijaya, Jalan Tidar, Karimata, Semeru, Jalan A. Yani, Padjajaran, kawasan Pewrumahan Gunung Batu, hingga Kebonsari.

Dia menjelaskan, perbaikan pipa PDAM itu adalah penting karena mengkoneksikan pipa jaringan distribusi utama di bagian Wirolegi dan Pakusari. “PDAM Jember ingin mendistribusikan air ke pelanggan-pelanggan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Jika terjadi penambahan pelanggan, tentu saja pelayanan juga harus ditambah,” jelasnya.

Karena itu, perbaikan pipa tersebut adalah dalam rangka persiapan memberikan pelayanan volume air yang besar terhadap pelanggan. Lantaran ke depan, akan ada perluasan pelanggan ke daerah Pakusari. Koneksi pipa PDAM itu menghubungkan pipa baru dengan diameter 12 inci yang telah dibangun 1-2 bulan lalu, ke pipa lama.

“Pipa baru itu bisa mencapai kekuatan 30 liter per detik, sedangkan yang lama 20 meter per detik. Kami gabungkan untuk dapat 50 liter per detik. Setelah itu berjalan baik, rencana ke dua adalah pipa lama tidak dipakai, tapi memakai pipa baru dengan tambahan mesin pendorong besar dengan hasil 90 liter per detik,” jelasnya.

Empat titik yang diperbaiki adalah dua titik di dekat Polsek Sumbesari, satu titik di dekat Pasar Wirolegi, dan terakhir ada di Jalan Mahoni.  Saat air dibuka tidak dengan bukaan penuh, ternyata saluran perbaikan di depan Polsek Sumbersari mengalami masalah. “Malah jebol,” ujarnya.

Sementara Yudi Hartono, Koordinator Unit Reaksi Cepat PDAM Jember, menjelaskan, sebenarnya perbaikan koneksi pipa di empat titik sudah selesai sekitar pukul 16.00 pada hari Sabtu 13 Juni kemarin. “Setelah dua jam jebol, dan berterusan jebol di titik lain,” paparnya.

Namun, akhirnya molor hingga Minggu dan Senin. “Akhirnya memakai plan B untuk mengaktifkan pipa lama dan didorong pompa kecil, sedangkan pompa besar masih ada kendala,” ujarnya.

Dampaknya, volume air PDAM ke pelanggan terjadi penurunan. Beberapa daerah yang terdampak sudah teraliri air walau sedikit penurunan volume. Daerah yang paling terimbas adalah di daerah Semeru dan Perumahan Puri Bunga Nirwana.

PDAM selanjutnya mendistribusikan mobil tangki air bersih ke warga yang mengalami kesulitan air. Khususnya di daerah ketinggian seperti Semeru dan Perum Puri Bunga Nirwana.

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono