Pagar Pengaman Jalan yang Ambrol Dibiarkan Rusak

SANGAT BERBAHAYA: Jika tak waspada, pengendara sepeda motor di jalur utama menuju Rembangan bisa terjungkal ke jurang, karena pagar pengaman untuk jalan ambrol. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatan kepada pengguna jalan yang akan menuju tempat Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Sebab, pagar pengaman di bibir jalan yang ambrol pada Februari 2018 lalu tetap dibiarkan rusak.

IKLAN

Seharusnya di jalan yang ambrol tersebut dipasang pengaman yang lebih jelas. Seperti dipasang drum atau kalau perlu dipasang lampu penerangan. ”Karena yang melintas di jalan tersebut bukan hanya warga Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Arjasa, tetapi pengunjung yang akan menuju Wisata Rembangan,” kata Matsuli, 45, warga setempat.

Lebih rawan lagi kalau malam hari, khususnya pengguna jalan yang berasal dari luar kota Jember dan belum pernah ke Rembangan. Sebab, lokasi bibir jalan yang ambrol itu berada di jalan yang agak menikung dan menurun. ”Sehingga, memang harus benar-benar aman dan perlu dipasang pengaman,” ujarnya.

Sebelumnya, memang ada beberapa drum yang dipasang di lokasi. Tapi sekarang pagar pengaman itu sudah tidak ada.

Apalagi sekarang sudah musim penghujan. Belum lagi, jalan aspal yang menuju ke tempat Wisata Rembangan itu rawan longsor lagi, karena jalan sudah ada retakan. ”Kalau perlu dipasang drum dan bambu dan dicat dengan warna yang terang. Kalau perlu dipasang lampu penerangan,” ujar Matsuli lagi.

Jalan tersebut cukup rawan saat malam hari. Sebab, lokasi itu gelap dan pagar sudah ambruk. ”Ini tanggung jawab kita siapa untuk membuat pagar pengaman,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono