Tak Diberi Uang, Lukai Pemotor

Pelaku Diduga Alami Depresi

DIKIRIM KE LIPOSOS: Anggota Polsek Kaliwates saat membawa Rudi, yang sebelumnya telah diamankan warga ke Liposos Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rudi, 30, warga Jalan Moch Sroedji, Kelurahan/Kecamatan Patrang, biasanya hanya menjadi polisi cepek di persimpangan lampu lalu lintas Tegal Besar. Namun, karena ulahnya pada salah satu pengguna jalan, dirinya terpaksa berurusan dengan petugas berwajib dan dikirim ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember.

IKLAN

Korbannya adalah salah satu pengendara sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu hijau. Tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta uang. Korban pun menolak memberi uang pada pelaku karena dompetnya berada di tas punggung.

Bukannya menjauh, pelaku malah menyabetkan cutter yang ternyata tengah dia genggam ke tangan korban. Korban yang kesakitan sontak berteriak histeris. “Ada perempuan mengendarai motor tiba-tiba teriak kesakitan. Warga dan pengendara lain pun menoleh dan menolong korban,” ujar Sahroni, 26, pemotor yang saat kejadian berada di belakang korban.

Mengetahui korban berdarah dan terluka, warga dibantu pengguna jalan lain langsung menangkap pelaku dan menghajarnya hingga babak belur. Karena terus-terusan berontak, warga kemudian mengikat pelaku dengan tali. Beruntung, saat pelaku dihajar massa, ada anggota Polres Jember yang saat itu sedang melintas di TKP.

Kuat dugaan, pelaku tengah berada dalam kondisi depresi. Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto mengungkapkan, selama diperiksa penyidik, pelaku sering berubah jawaban setiap kali ditanya. “Bahkan jawabannya tidak nyambung,” ujar Edy.

Untuk mengetahui tingkat depresi pelaku, polisi kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Jember. “Pelaku ini kami serahkan ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) untuk diobservasi,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti