Terima Bonus Bantuan karena Pandemi

SENANG: Agus, abang becak di Jember Kidul, memanggul beras bantuan PKH.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak wabah korona terus dilakukan pemerintah. Bukan saja kepada mereka yang belum tersentuh, akan tetapi yang rutin mendapat bantuan juga tak luput dari sasaran.

Bantuan yang dibagikan berupa beras ini digelontor oleh pemerintah pusat melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Artinya, program ini diterimakan kepada peserta PKH yang selama ini rutin mendapat bantuan. Sehingga ada yang menyebut bantuan tersebut sebagai bonus akibat dampak wabah korona.

Dengan adanya bantuan itu, pegawai kelurahan/desa harus membantu. Salah satunya seperti yang terjadi di Kelurahan Jember Kidul. Perangkat kelurahan membantu pendistribusiannya. “Ini bantuan dari PKH. Jadi, kami hanya membantu,” ucap Yusi Ilhamwati, pegawai kelurahan setempat.

Yusi menyebut, setiap penerima harus mencocokkan KTP serta KK. Apabila namanya tercantum, maka berhak mendapatkannya. “Kami membantu pencocokan data saja, agar pendistribusiannya cepat,” jelasnya.

Menurut Pendamping PKH Kecamatan Kaliwates Afton Sholeh, bantuan yang dibagikan itu merupakan tambahan di tengah pandemi korona. “Ini bantuan sosial beras. Tambahan bantuan kepada warga yang menjadi peserta PKH. Dananya langsung dari pusat,” ucapnya.

Dengan demikian, data penerima pun sudah ditentukan sesuai dengan kepesertaan PKH. “Jadi, bukan usulan baru, tetapi tambahan bantuan. Hanya 15 kilogram per penerima,” bebernya.

Seorang abang becak, Agus, yang merupakan peserta PKH, mengaku senang dengan tambahan tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu keluarga yang tinggal di RT 3, RW 11, Lingkungan Kulon Pasar, Jember Kidul ini. “Pekerjaan mbecak masih sepi. Ini bisa membantu keluarga saya di rumah,” ucapnya.

 

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Nur Hariri
Fotografer: Nur Hariri