Waspada saat Semprot Insektisida

MEMBAIK: Kondisi Yanto, warga Dusun Karangtemplek, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, berangsur pulih setelah keracunan insektisida tanaman jagung pada Senin (13/1).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Yanto, warga Dusun Karangtemplek, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Andongasari lantaran terpapar racun insektisida. Dirinya terkena racun setelah memberi obat tanaman jagung yang masih berumur satu bulan di sawah miliknya.

IKLAN

Pria berusia 56 tersebut menduga, dirinya terkena racun karena dua alasan. Pertama, Yanto lupa memakai masker, sedangkan di saat yang sama angin tengah berembus kencang ketika dia menyemprotkan insektisida cair ke tanaman jagungnya.

Kedua, tangki penyemprotan miliknya rupanya mengalami kebocoran. Meski sudah ditambal kain, cairan tersebut tetap mengalir dari tangki yang dipanggul oleh Yanto. Alhasil, bagian belakang baju Yanto basah. Padahal, cairan yang dia pakai untuk mengusir hama di tanaman jagungnya tergolong obat keras. “Bisa jadi, cairan itu masuk melalui pori-pori kulit. Sebab, kaus saya sudah basah karena tangkinya bocor,” imbuhnya.

Saat kejadian, dirinya tengah berada di sawah tanpa ada seorang pun di sekitarnya. Saat merasa tubuhnya lemas, dia memutuskan untuk beristirahat dan minum air. Namun, dia memuntahkan air itu. Perutnya pun terasa sakit.

Untungnya, ada dua orang yang sedang memanen gambas di dekat sawah miliknya. “Saya minta tolong mereka untuk mengantarkan saya pulang,” tuturnya.

Namun, bukannya membaik, sesampainya di rumah, tubuhnya malah tak karuan. Akhirnya, dia dilarikan ke rumah sakit. “Untungnya, saya ditangani dengan baik. Sampai habis tiga infus,” ujarnya. Terlebih, dia juga mengonsumsi air kelapa muda untuk menetralisasi racun yang ada dalam tubuhnya.

Yanto mengimbau dirinya dan orang lain supaya lebih berhati-hati saat bekerja. Terutama para petani. Harapannya, tak ada orang yang bernasib sial seperti dia. “Saya kapok,” tandasnya.

Reporter : mg1

Fotografer : mg1

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti