Mulai Konsisten Ketahanan Fisik

FOKUS: Atlet-atlet junior panahan, mulai konsisten berlatih rutin di tengah terik matahari siang hari. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Atlet junior panahan klub Tunas Muda Archery (TMA) mulai terbiasa kembali dengan program latihan intensif. Pemanah junior itu mulai beradaptasi dengan durasi latihan yang cukup panjang. Sejak pukul 08.00 hingga 15.00.

Hal tersebut dibenarkan oleh Mega, salah seorang pelatih klub TMA, kemarin. Menurutnya, anak didiknya mulai terbiasa dengan intensitas latihan di tengah cuaca terik matahari. “Sudah mulai kebiasaan lagi latihan panas-panas. Padahal sebelumnya, anak-anak sudah selalu nyerah,” kata Mega.

Konsistensi itulah yang terus diberikan oleh pelatih TMA kepada para atletnya. Sebab, latihan itu menjadi simulasi pertandingan dalam sebuah kejuaraan. “Setelah berbulan-bulan di rumah, alhamdulilah latihan anak-anak sudah kembali seperti dulu,” imbuh Mega.

Di hari Sabtu kemarin, total ada enam atletnya yang berlatih. Menurut Mega, kemarin sebenarnya lebih dari enam atlet. Hanya saja, beberapa dari mereka masih sekolah secara daring. Perkembangan teknik pun disampaikan Mega.

“Kalau secara teknik anak-anak sudah mulai stabil untuk skornya. Ketahanan tubuh dengan kondisi lapangan (panas dan angin) juga cukup membaik. Sudah mulai terbiasa lagi,” jelas Mega kepada Jawa Pos Radar Jember.

“Latihan dengan jangka waktu yang cukup panjang ini kami berikan seperti simulasi turnamen. Sebab, kalau turnamen juga memakan waktu panjang seperti ini,” kata Kusuma, pelatih senior klub TMA, yang juga ayah dari Mega.

Selama tujuh jam tersebut, para atlet tentu sudah diberikan bekal makanan oleh orang tua mereka. Istirahat, salat, dan makan pun tetap dilaksanakan selama dua jam, mulai pukul 11 hingga 1 siang.

“Kami latih lagi fisiknya, termasuk bagaimana atlet bisa beradaptasi dengan ketahanan fisik di bawah teriknya matahari, serta melatih mental dan konsentrasinya,” ungkap Kusuma.

Lebih lanjut, menurut Kusuma, konsistensi seorang atlet panahan sangatlah penting. Konsistensi ini sangat menentukan bagaimana mereka bisa menjaga mentalnya saat latihan dan pertandingan nanti. “Juga ketahanan fisik dan konsentrasi tinggi dalam simulasi kejuaraan seperti latihan ini, imbasnya nanti juga saat ikut kejuaraan,” pungkasnya.

 

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa