Dua Pelaku Curanmor Ditangkap, Satu Masih Buron

Dilumpuhkan dengan Timah Panas

DILUMPUHKAN: Dua tersangka curanmor, Abd Azis (kanan) dan Moh Iwan (kiri), merupakan residivis kambuhan yang sudah kerap kali melakoni perbuatan serupa.

RADAR JEMBER.ID – Satreskrim Polres Jember kembali menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan. Masing-masing adalah Abd Aziz, 36, warga Dusun Curah Laos, Desa Mumbulsari, dan Moh Iwan, 30, warga Dusun Sumberagung, Desa/Kecamatan Mumbulsari. Namun, masih ada satu tersangka lain yang masih buron, yakni Rony, 30, warga Dusun Curah Laos, Desa/Kecamatan Mumbulsari.

IKLAN

Bahkan, tersangka Abdul Azis terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas. Langkah ini dilakukan karena tersangka berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sebelumnya, Azis pernah ditangkap dan dijebloskan ke Lapas Kelas II A Jember selama satu tahun dalam kasus yang sama.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengungkapkan, dari hasil penyelidikan tersangka, didapatkan bukti permulaan telah melakukan curanmor sayapan dengan TKP Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, bersama Moh Iwan dan Rony yang masih menjadi buron. Dari Aziz, penyelidikan akhirnya berkembang ke tersangka Moh Iwan. “Sepeda motor hasil curian oleh kedua tersangka dijual kepada Budi, warga Kecamatan Ledokombo yang kini masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya, Senin (12/8) kemarin.

Menurut Kusworo, ada 15 TKP yang hingga kini masih dilakukan inventarisasi data. Ini dilakukan agar bisa mengembangkan barang bukti dan tersangka lainnya. “Aziz dan Iwan merupakan satu komplotan, dan Aziz sendiri juga memiliki komplotan lain di samping komplotan ini,” lanjutnya.

Ada empat barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka. Yakni tiga sepeda motor dan kunci T yang biasa digunakan untuk mencuri. Barang bukti ini langsung dikembalikan kepada pemiliknya secara gratis. “Kita sudah menghubungi pemiliknya dan mereka sudah meluncur ke Polres Jember. Selanjutnya, tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat (1) KE 5 e KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolres. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti