Tiga Rumah Rusak, Satu Terluka

Crane Ambruk Timpa Rumah Warga

TIMPA RUMAH WARGA: Crane yang digunakan untuk membangun integrated laboratory for plant and natural medicine menimpa tiga rumah warga

RADAR JEMBER.ID – Jib crane yang digunakan untuk pembangunan Integrated Laboratory for Plant and Natural Medicine di  Universitas Jember ambruk, kemarin (12/8). Untungnya, pembangunan yang ada di Jalan Kalimantan I, Gang Citra, Kelurahan Sumbersari, itu tidak menelan korban. Ada satu warga yang mengalami luka di kepala.

IKLAN

Ambruknya tower crane sepanjang 60 meter itu terjadi sekitar pukul 10.30. Menimpa tiga rumah warga yang ada di sebelah timur proyek pembangunan. Salah satunya adalah rumah milik Muhammad Sukri, 52. Jaraknya  begitu dekat dengan proyek pembangunan. “Saya kira gempa, setelah keluar sambil memegang kepala berdarah, ternyata crane proyek ambruk menimpa dapur,” ucap Sukri.

Akibatnya, dapur yang juga dijadikan warung milik Sukri mengalami rusak cukup parah. Begitu juga rumah milik Fendik, 26, yang merupakan anak Sukri, juga mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap dapurnya. Selain itu, bagian ujung crane yang akan diturunkan itu menimpa dapur milik Rokip, 31.

Fendy mengaku, saat kejadian, ayahnya sedang bekerja memperbaiki toilet. Kemudian, terdengar suara keras ambruknya crane dan jatuh menimpa rumah. “Saya langsung berlari menuju dapur dan mengevakuasi ayah yang sudah berlumuran dari kepalanya,” jelasnya.

Korban langsung dibawa ke IGD RSD dr Soebandi. Dia masih menunggu pertanggungjawaban pihak PT yang mengerjakan proyek tersebut. “Saya berharap pihak proyek bisa segera menyelesaikan persoalan ini dengan baik, khususnya kepada warga setempat yang rumahnya rusak,” pintanya.

Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil langsung datang ke lokasi begitu mendapat informasi tersebut. Anggota kepolisian kemudian melakukan pendataan rumah warga yang rusak dan membawa korban yang luka ke rumah sakit.

Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Reskrim Polres Jember untuk penyidikan. Di lokasi terlihat tim Inafis Polres Jember dan anggota Reskrim Polres Jember melakukan olah TKP. Petugas juga langsung memasang garis polisi di rumah korban yang ambruk tertimpa crane.

Zaeni, 30, Ketua RW 030, Jalan Kalimantan I, Gang Citra, mengaku kaget setelah ada suara seperti gempa. “Suaranya cukup keras, sehingga warga yang ada di rumah langsung keluar,” akunya. Ketika keluar, dia melihat halaman sudah gelap. Sebab, tembok dapur Sukri ambruk. “Crane yang ambruk persis menimpa bagian tembok warungnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Unej Rohmat Hidayanto saat dikonfirmasi mengatakan, pembangunan gedung Integrated Laboratory for Plant and Natural Medicine atau yang disebut gedung kembar tersebut belum diserahkan kepada Unej. Untuk itu, segala sesuatu yang terjadi sepenuhnya masih menjadi tanggung jawab perusahaan.

Meski demikian, Unej akan berkomunikasi dengan pihak perusahaan agar segera diselesaikan secara kekeluargaan. Terutama dengan seluruh korban yang rumahnya tertimpa. “Seperti apa bentuk pertanggungjawabannya, nanti pihak perusahaan sendiri yang akan menyampaikan,” pungkasnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Bagus Supriadi