KLB Daop 9 Belum Beroperasi

Terkait Pembukaan Kereta Api dengan Penumpang Khusus

MASIH BELUM JALAN: Pengatur perjalanan kereta api di Stasiun Jember saat kedatangan rangkaian kereta api sebelum masa pandemi. Hingga sekarang, kereta api penumpang di Daop 9 Jember belum beroperasi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) telah mengoperasikan perjalanan kereta luar biasa (KLB) yang mulai dijalankan pada 12-31 Mei mendatang. Terdapat enam perjalanan kereta api luar biasa yang dioperasikan untuk para penumpang khusus, sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

IKLAN

Pengoperasian KLB tersebut menyesuaikan dengan terbitnya surat edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020, tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Di dalamnya tertera bahwa penyedia jasa transportasi kereta api memperbolehkan masyarakat menggunakan kereta luar biasa dengan persyaratan khusus.

Di antaranya para penumpang yang bekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien, atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, serta repatriasi.

Kereta luar biasa tersebut dioperasikan dengan tiga rute. Mulai dari Gambir-Surabaya Pasarturi PP (lintas utara), Gambir-Surabaya Pasarturi PP (lintas selatan), dan Bandung-Surabaya Pasarturi PP. Tetapi, kereta luar biasa tersebut belum beroperasi di wilayah kerja Daop 9 Jember.

Hal itu dibenarkan oleh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Trang Bawono. “Untuk kereta luar biasa sesuai SE itu di Daop 9 Jember belum beroperasi. Karena itu memang kewenangan dari pusat,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Disinggung mengenai apakah ada peluang kereta luar biasa juga dijalankan di wilayah Daop 9 Jember, pria yang kerap disapa Mahendro ini juga belum berani memastikan. “Kalau untuk itu juga masih menunggu arahan dari pihak PT KAI pusat dan pemerintah,” imbuhnya.

Bahkan, untuk dapat membeli tiket kereta luar biasa itu, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan sesuai surat edaran Gugus Tugas Covid-19. Di antaranya, menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal yang sah lainnya, serta dokumen pendukung sesuai peraturan.

Sebagai informasi, seluruh perjalanan kereta api penumpang di Daop 9 Jember sudah diberhentikan sementara waktu sejak tanggal 25 April lalu. Rencananya, batas waktu pemberhentian perjalanan itu hingga tanggal 31 Mei mendatang atau satu pekan setelah Hari Raya Lebaran.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti