Asyik Pesta Sabu, Dua Pengedar dan Pemakai Diringkus

BERHASIL DIBEKUK: Dua tersangka pengedar dan pengguna sabu ditangkap saat tengah asyik melakukan pesta sabu di rumah Sugiyono, warga Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember tetap serius memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Jember. Salah satunya dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tempurejo, yang berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat merupakan pengedar dan pengguna sabu. Mereka adalah Vio Prinka Prista Jaya, 20, warga Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, dan Sugiono, 59, warga Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

IKLAN

Keduanya ditangkap Senin (10/2) tengah malam kemarin di rumah Sugiono, saat tengah pesta sabu. Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti. Di antaranya lima klip plastik berisi sabu total seberat 1,5 gram, dua klip plastik berisi sisa sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu, korek api, serokan, dan sebuah gunting.

Berdasarkan keterangan sumber Jawa Pos Radar Jember, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pesta sabu di rumah Sugiono. Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Polisi menemukan tersangka sedang teler seusai mengonsumsi sabu.

Sugiono mengaku sudah mengonsumsi sabu sejak dua pekan lalu. Obat terlarang ini dia beli dari Vio, yang diduga kuat bertindak sebagai pengedar narkoba. Sementara menurut Vio, selain menjual kepada Sugiono, dirinya juga bakal menjual sabu tersebut ke tempat lain, dengan harga Rp 200 ribuan. “Tapi saya hanya bertindak sebagai perantara saja, alias kurir,” dalih Vio.

Semua alat yang ditemukan oleh petugas, lanjut Sugiono, merupakan hasil rakitan sendiri. Tetapi kalau alat itu bocor, Vio yang bertugas memperbaiki. “Sabu yang dibeli dari Vio ini juga dipakai bersama- sama,” lanjut Sugiono.

Pria berusia setengah abad ini mengaku, sejak istrinya meninggal, dia harus bekerja sendirian di rumah yang juga membuka toko kelontong. Karena harus lembur dan kerja sendirian, maka dirinya membutuhkan stamina agar tubuh tetap bugar dan sehat. Tak heran, ketika ditawari sabu oleh Vio, maka langsung diiyakan. “Dengan menggunakan sabu ini, rasanya tidak ada rasa capek,” ujar tersangka yang sudah punya empat orang cucu ini.

Sementara itu, Kapolsek Tempurejo AKP M Suhartanto mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut. “Kita masih dalami keterangan tersangka, terutama Vio. Kita akan telusuri dari mana tersangka ini mendapatkan sabu tersebut. Dia (Vio, Red) sudah menyebut nama dan sedang kita selidiki,” ungkap Suhartanto.

Selain penangkapan tersebut, dua pekan lalu anggota juga telah berhasil mengamankan pengedar pil yang juga tetangga dari tersangka pengedar sabu ini. Pihaknya tidak segan-segan akan menindak. Untuk itu, pihaknya meminta bantuan kepada warga untuk menginformasikan kepada polisi jika ada pengedar sabu di wilayah hukum Polsek Tempurejo.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti