Belum Ada Laporan pada Kejaksaan

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember : Herdian Rahardi

RADAR JEMBER.ID – Dugaan pungli Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang terjadi di Kecamatan Panti belum mendapat tindakan apa pun. Adanya pendamping yang menerima cash back dari agen belum mendapat sanksi.

IKLAN

Selama ini, belum ada laporan yang sampai ke  Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Bahkan, hingga terbit berita tentang dugaan Pungli yang terjadi di Panti, belum juga ada laporan ke penegak hukum tersebut.

Herdian Rahardi, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jember mengatakan, apabila ada laporan serupa hingga masuk ke kejaksaan, tentunya Kejari Jember bakal bergerak. “Ya kami panggil dengan sesuai prosedur yang ada. Sesuai  SOP,” tuturnya.

Herdian mencontohkan, praktik tersebut dimainkan oleh beberapa pihak. Antara pengepul dengan si penarik uang serta koordinator dan  penyedia barang. “Semisal satu orang mendapat 5 juta, yang diserahkan hanya 3 atau 2 juta saja. Jadi, dimainkan. Untuk besaran cash back-nya sesuai dengan kesepakatan,” jelasnya.

Bahkan, pengalamannya saat masih bertugas di Gianyar, Bali, perkara tersebut akan menjadi susah ditindak, apabila bukti formilnya tidak mencukupi. “Bisa-bisa waktu persidangan terjadi miss. Terdakwa hanya bilang seingat dia besaran uangnya. Kecuali bukti itu ada, saat setiap dia menerima uang dicatat,” terangnya.

Yang jelas, lanjut dia, praktik cash back tersebut tetap tak dibenarkan oleh penegak hukum negara. “Ya praktik itu tetap menyalahi aturan yang ada,” pungkasnya. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Bagus Supriadi