Besok 13 Juli, Jalur Mandiri Polije Dibuka

Lususan SMA, SMK, MA, dan Paket C Bebas Pilih Prodi

SUMBERSARI.RADARJEMBER.ID – Besok, Senin 13 Juli, pendaftaran jalur mandiri Politeknik Negeri Jember (Polije) resmi dibuka. Lulusan berbagai jurusan asal SMK maupun jurusan IPA, IPS, Bahasa dari SMA dan MA, hingga lulusan Paket C bebas memilih program studi yang ada di Polije.

IKLAN

Kepala Unit Humas dan Kerjasama Polije Mahsus Nurmanto mengatakan, pendaftaran jalur mandiri Polije dibuka mulai besok Senin 13 Juli hingga terakhir 24 Agustus. Pendaftaran dilakukan secara daring lewat https://pmb-online.polije.ac.id/.

Program studi yang dipilih mulai jenjang diploma III (Ahli Madya) dan sarjana terapan. Baik program reguler untuk kampus utama Jember, kampus 2 Bondowoso, maupun program Dual Degree kerjasama internasional.

Dia menjelaskan, lulusan berbagai jurusan SMK, termasuk lulusan IPA ataupun IPS dan lainnya dari SMA dan MA, bebas memilih program studi apapun. Program studi pilihan yang ada di Polije tersebut pada jalur Mandiri ini dibagi menjadi dua kelompok ujian. “Jalur mandiri Polije ini dibagi dua kelompok ujian, yaitu kelompok rekayasa dan pertanian, serta tata niaga,” jelasnya.

Mata pelajaran yang dites di kelompok rekayasa dan pertanian adalah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, fisika, kimia dan biologi. Sedangkan untuk kelompok tata niaga adalah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, ekonomi dan akuntansi.

Mahsus menjelaskan, bebas dalam memilih program studi tersebut dengan catatan pilihan pertama dan kedua sama-sama masuk di satu kelompok ujian. Mahsus mencontohkan, jika lulusan SMA IPS memilih kelompok rekayasa dan pertanian, maka tidak boleh memilih program studi yang berada di kelompok ujian tata niaga.

Jika ingin mengikuti tes baik di kelompok rekayasa dan pertanian serta kelompok tataniaga, maka caranya, kata dia, dapat mendaftar dua kali. Semisal, pendataran pertama memilih kelompok rekayasa dan pertanian, pendaftaran ke dua pilih tata niaga. “Jadi punya dua kartu peserta dan dua kali ikut tes, di antaranya rekayasa pertanian dan juga ikut tes tata niaga,” paparnya.

Kelompok ujian tata niaga, program studi yang dapat dipilih di antaranya manajemen agribisnis (D-III/Ahli Madya), manajemen agroindustri (STr/Sarjana Terapan), akuntansi sektor publik (STr/Sarjana Terapan), manajemen agribisnis (D-III/Ahli Madya) kampus Bondowoso, manajemen agroindustri (STr/Sarjana Terapan) kelas internasional program Double Degree bekerjasama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia, dan terakhir adalah prodi bahasa Inggris (D-III/Ahli Madya). Di luar program studi itu adalah masuk kelompok ujian rekayasa dan pertanian.

Mahsus juga menjelaskan, untuk pelaksaan ujian akan dilakukan dengan berbasis komputer (CBT) secara daring. Simulasi atau latihan tes akan dilakukan pada Selasa dan Rabu 25-26 Agustus 2020. Sementara tes dilakukan Kamis 27 Juni. “Kelompok rekayasa dan pertanian tes pada pukul 08.30-10.30 WIB. Dan kelompok tata niaga pukul 13.00-15.00 WIB,” terangnya.

Untuk pengawasan tes secara daring, masing-masing peserta diawasi lewat meeting zoom. “Satu ID meeting zoom akan mengawasi 40-50 peserta,” jelasnya. Sementara untuk biaya pendidikan mahasiswa baru Polije lewat jalur mandiri yang harus dibayarkan meliputi uang kuliah tunggal (UKT) dan sumbangan pengembangan institusi (SPI). (kl)

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Dwi Siswanto
Fotografer: Istimewa