alexametrics
23.5C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Bangun Infrastruktur Tidak Boleh Asal

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember banyak yang terkesan asal-asalan. Akibatnya, sejumlah bangunan diketahui tidak selesai, bahkan ada yang roboh. Calon bupati (cabup) Jember Hendy Siswanto pun menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan serius dan tidak dilakukan secara asal.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan pada segala bidang yang dibutuhkan. Apakah itu bangunan berupa gedung, jalan, maupun hal lain yang dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu, pemerataan menjadi penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh warga Jember.

Hendy mengungkap, ada tujuh program unggulan yang diusung oleh pria yang berpasangan dengan calon wakil bupati (cawabup) Muhammad Balya Firjaun Barlaman itu. Salah satu gagasannya yakni membangun outer ring road, sebuah konsep infrastruktur yang akan membuka akses bagi alur perekonomian desa ke kota dan sebaliknya. “Tentu saja esensinya adalah pemerataan pembangunan untuk menuju Jember yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan,” katanya, dalam acara peresmian pembangunan sumur bor untuk masyarakat tani di Balung.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menariknya, Hendy Siswanto membuktikan kapabilitasnya sebagai calon pemimpin yang mendengar suara rakyat. Dia pun melakukan pembukaan dan membangun jalan baru di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Hal itu dilakukan setelah mendengar curhatan warga yang mayoritas petani. Sebab, menurut dia, selama ini warga kesulitan membawa produk pertanian ke pasar lantaran akses jalan rusak dan berlumpur.

Menurutnya, demi mengatur pembangunan infrastruktur, maka Jember ke depan harus memiliki rencana detail tata ruang (RDTR). “Dengan begitu, perencanaan pembangunan infrastruktur akan mengintegrasikan dari sektor per sektor. Mulai dari pertanian, fasilitas umum, hingga infrastruktur lain,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember banyak yang terkesan asal-asalan. Akibatnya, sejumlah bangunan diketahui tidak selesai, bahkan ada yang roboh. Calon bupati (cabup) Jember Hendy Siswanto pun menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan serius dan tidak dilakukan secara asal.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan pada segala bidang yang dibutuhkan. Apakah itu bangunan berupa gedung, jalan, maupun hal lain yang dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu, pemerataan menjadi penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh warga Jember.

Hendy mengungkap, ada tujuh program unggulan yang diusung oleh pria yang berpasangan dengan calon wakil bupati (cawabup) Muhammad Balya Firjaun Barlaman itu. Salah satu gagasannya yakni membangun outer ring road, sebuah konsep infrastruktur yang akan membuka akses bagi alur perekonomian desa ke kota dan sebaliknya. “Tentu saja esensinya adalah pemerataan pembangunan untuk menuju Jember yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan,” katanya, dalam acara peresmian pembangunan sumur bor untuk masyarakat tani di Balung.

Menariknya, Hendy Siswanto membuktikan kapabilitasnya sebagai calon pemimpin yang mendengar suara rakyat. Dia pun melakukan pembukaan dan membangun jalan baru di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Hal itu dilakukan setelah mendengar curhatan warga yang mayoritas petani. Sebab, menurut dia, selama ini warga kesulitan membawa produk pertanian ke pasar lantaran akses jalan rusak dan berlumpur.

Menurutnya, demi mengatur pembangunan infrastruktur, maka Jember ke depan harus memiliki rencana detail tata ruang (RDTR). “Dengan begitu, perencanaan pembangunan infrastruktur akan mengintegrasikan dari sektor per sektor. Mulai dari pertanian, fasilitas umum, hingga infrastruktur lain,” pungkasnya.

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca

Seperti Bangunan Tak Bertuan

Data Penerima Harus Dikuatkan