Letak Pelanggaran Tidak Ditemukan

Bawaslu Mengkaji Kehadiran Wabup di KPU

SEMPAT JADI KONTROVERSI: Kedatangan Wabup ke pandaftaran Cabup Faida, banyak dipertanyakan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ayat demi ayat dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada (UU Pilkada) terus dikaji Bawaslu Jember. Itu dilakukan untuk menentukan kepastian kasus hadirnya KH Abdul Muqit Arief di Kantor KPU Jember. Apakah ada unsur pelanggaran atau tidak.

Belum lama ini, Kiai Muqit datang di KPU, dengan berkalungkan tim paslon. Sementara, dirinya tak mengakui jika sebagai tim paslon. Posisinya Kiai Muqit diketahui masih sebagai pejabat negaram yaitu Wakil Bupati Jember.

Mengenai kasus ini, Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka menyebut, pihaknya masih melakukan kajian mendalam terhadap sejumlah peraturan. Salah satunya mengupas tentang UU Pilkada.

“KPU sudah memberikan sosialisasi teknis pendaftaran. Bahwa yang bisa masuk hanya pasangan calon, ketua, dan sekretaris partai, serta tim pemenangan. Nah, wabup hadir dengan ID card tim paslon, mengaku bukan tim. Ini yang kami kaji apakah ada unsur pelanggaran atau tidak,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu dasar hukum yang dikaji adalah pasal 71 dalam UU Pilkada. Thobrony mengungkap, pihaknya belum menemukan adanya unsur pelanggaran, termasuk berkaitan dengan netralitas pejabat negaranya. “Secara aturan, tidak ada yang menunjukkan boleh atau tidak,” imbuhnya.

Thobroni menjelaskan, dalam pasal 71, seluruh pejabat negara memang dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. “Selain itu, juga ada larangan bagi wakil bupati menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Posisi wabup ini bukan petahana, belum kami temukan unsur pelanggarannya,” ulasnya.

Untuk itu, Thobrony akan memastikan apakah wabup masuk dalam tim kampanye Faida-Vian atau tidak. “Kita juga akan lihat apakah masuk tim atau tidak. Yang jelas, kami masih mengkajinya. Belum masuk ke tahap klarifikasi karena unsur pelanggaran dan pasalnya belum kami temukan,” tegasnya.

Sekadar informasi, Wabup Jember Kiai Muqit ikut mengantar dan mendampingi pendaftaran Faida-Vian di KPU Jember belum lama ini. Kehadiran Muqit bersama istrinya sontak membuat pembahasan tersendiri oleh sejumlah pihak. Saat itu, Muqit berkalung tim paslon dan mengaku hanya rakyat biasa.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Nur Hariri
Fotografer: Dwi Siswanto