Petugas Evakuasi dengan Katrol

Lagi, Truk Terguling di Tanjakan

DIEVAKUASI: Truk pengangkut bahan tripleks yang terguling di Slawu, Patrang, harus dievakuasi menggunakan katrol. (Jumai/Radar Jember)

RADAR JEMBER.ID – Akibat salah oper persneling dan tak kuat menanjak, sebuah truk diesel sarat muatan filer kayu sengon terguling di tanjakan, tepatnya di Slawu, Patrang, Jumat (9/8) pagi kemarin. Meski tak mengakibatkan korban jiwa, namun arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat tersendat hingga truk dievakuasi petugas.

IKLAN

Truk yang dikendarai Sucipto, 45, warga Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Puger, ini melaju dari arah timur. Tetapi, saat tiba di jalan yang menanjak depan Kolam Pancing Batu Susun, truk kehilangan kendali karena tidak kuat menanjak. Sucipto sempat berhenti dan mencoba memindah persneling dua ke satu. Namun, karena beban berat dan sopir panik, persneling justru bergerak ke angka tiga.

Akibatnya, truk yang membawa filer tripleks sekitar 4,5 ton ini berjalan mundur dan terguling. Saat truk mulai mundur, kernet truk berinisiatif langsung membuka pintu dan melompat keluar untuk mencari batu. Namun, truk terus melaju mundur hingga kehilangan keseimbangan dan terguling. Sang sopir pun sempat terlepas dari tempat duduk dan setir.

Badan truk yang terguling juga menutup sebagian jalan, sehingga warga sekitar dan petugas langsung melakukan sistem buka tutup sampai evakuasi dilakukan. Muatan filer kayu sengon yang menjadi bahan baku tripleks ini langsung dipindahkan ke truk lain. Selanjutnya, badan truk diangkat menggunakan katrol.

Menurut warga setempat, di lokasi ini memang kerap terjadi kecelakaan serupa. Sebab, tak semua pengendara, khususnya kendaraan besar, menguasai medan yang naik turun dan bergelombang. “Biasanya sopir yang tidak pernah melintas di jalan ini,” ujar Nemo, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari TKP.

Sementara itu, Kapolsek Patrang AKP Mahroby Hasan menuturkan, sering kali sopir kurang menguasai laju kendaraan utamanya saat melaju di jalan yang bergelombang. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti