Sudah Beroperasi tapi Sepi Penumpang

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski penerbangan di Bandara Notohadinegoro telah dibuka kembali sejak awal Juni, namun aktivitas di bandar udara yang terletak di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung tersebut, masih sepi. Hingga kemarin (8/7), tak ada satupun pesawat yang diterbangkan.

Kepala Bandara Notohadinegoro Edy Purnomo menjelaskan, per 1 Juli ini layanan penerbangan sudah dibuka tiga kali selama sepekan. Yakni tiap Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal penerbangan Jember-Surabaya tersebut akan ditambah setelah pemerintah benar-benar memberlakukan new normal. “Sesuai jadwal, pesawat Wings Air rute Surabaya-Jember PP, tiba di Jember pukul 11.20 dan akan lepas landas menuju Surabaya pukul 11.40,” terangnya.

Dia pun berharap, ketika masa kelaziman baru nanti, warga Jember bisa kembali menggunakan maskapai penerbangan yang tersedia. Calon penumpang, tetap diwajibkan menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Seperti menunjukkan hasil rapid test, mengenakan masker, dan disiplin menjaga jarak.

Khusus untuk surat keterangan hasil rapid test, pemerintah kini telah memberikan kelonggaran. Masa berlaku surat itu lebih panjang menjadi 14 hari. “Dan pemberlakuan mengantongi surat hasil rapid test nonreaktif itu berlaku untuk semua angkutan umum. Bukan hanya pesawat terbang,” jelas pria kelahiran Kabupaten Ngawi tersebut.

Untuk mengatasi hal itu, Bandara Notohadinegoro Jember telah melakukan sosialisasi termasuk di media sosial. Pihak pengelola bandara mengajak warga Jember agar kembali memanfaatkan jasa transportasi udara tersebut.

Sementara itu, Perwakilan Wing’s Air di Jember Muhammad Nino Cahyo memaparkan, maskapai tersebut akan menerbangkan pesawat bila tingkat okupansi minimal 30 persen dari ketersediaan kursi yang ada. “Jumlah minimal kursi terisi 30 persen dari total 72 kursi penumpang,” tukasnya.

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Winardyasto
Fotografer: Muchammad Ainul Budi