Transaksi Narkoba Lewat HT

Polisi Amankan 72 Gram Sabu

TUNJUKKAN BARANG BUKTI: Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono didampingi Kasatreskoba Iptu Agung Joko Hariyono saat menunjukkan barang bukti berupa sabu dan pil di Polres Jember, kemarin (9/3).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember meringkus tiga tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus narkoba dan okerbaya. Mereka masing-masing adalah Haryanto, 45, warga Dusun Krajan, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi; Suyono, 45, warga Dusun Sukorejo, Desa Sukomaju, Kecamatan Srono, Banyuwangi; dan Wawan Eko Setiawan, 30, warga Dusun Sambileren, Desa Purwosari, Kecamatan Gumukmas.

IKLAN

Ketiga tersangka ditangkap dalam tiga aksi penangkapan yang berbeda. Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono menuturkan, tersangka pertama yang ditangkap adalah Haryanto. Tersangka ditangkap di salah satu rumah di Desa Jambearum, Kecamatan Puger. Dalam penangkapan itu, pihaknya polisi mengamankan sabu dengan berat 22,12 gram dan satu unit ponsel. “HP ini digunakan tersangka untuk melakukan transaksi,” ujarnya.

Polisi langsung melakukan pengembangan hingga muncul nama Suyono, yang diduga kuat menjadi kurir Haryanto. Petugas langsung bergerak menangkap Suyono saat berada di sekitar SPBU Jambearum. “Saat menangkap Suyono, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya dua klip plastik berisi sabu seberat 49,17 gram, dua unit ponsel, dan sebuah dompet. Sehingga, total sabu yang berhasil diamankan mencapai 72 gram,” tambahnya.

Kepada petugas, Suyono mengaku sebagai kurir dari Haryono. Saat ditangkap, dirinya tengah mengantarkan sabu kepada pembeli.

Tersangka terakhir yang ditangkap adalah Wawan Eko Setiawan. Dia ditangkap di belakang gudang tembakau di Dusun Sonokeling, Desa Wringintelu, Puger. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan ribuan pil okerbaya. “Di antaranya 4.320 butir jenis Trex, 5.080 pil Dextro, uang sebesar Rp 296 ribu serta sebuah handy talkie (HT),” ujarnya.

Menurut Aris, HT itu kerap digunakan tersangka Wawan saat akan melakukan transaksi okerbaya. Namun, apakah tersangka melayani pembeli sesama komunitas HT, Aris enggan menjelaskan. “Kita masih dalami lagi keterangan tersangka ini. Termasuk asal-usul okerbaya dari tangan tersangka yang mencapai ribuan ini, juga kita telusuri,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti