Mabuk, Macak Polisi dan Rampas Motor

DIKELER: Dua Tersangka perampas sepeda motor jenis Kawasaki Ninja milik Mualifin dikeler ke Polsek Tanggul. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akibat menenggak minuman keras (miras) secara berlebihan, empat pemuda nekat melakukan perampasan sepeda motor. Dua pelaku berhasil ditangkap, sementara dua lainnya melarikan diri dan dalam pengejaran polisi.

IKLAN

Dua pelaku yang ditangkap yakni Moh Sahroni, 23, dan Moh Dandi, 19, keduanya warga Dusun Krajan, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul.

Informasi di lapangan, sebelum melakukan aksinya, tersangka Sahroni, Dandi, Ab, BN, dan beberapa teman lainnya melakukan pesta miras, Senin (06/01) malam. Akibat terlalu banyak menenggak miras, mereka pun teler berat.

Selanjutnya, BN mengajak 5 temannya itu mencari sasaran untuk dimintai uang. Dari lima orang yang diajak itu, tiga di antaranya adalah Sahroni, Dandi, dan AB.

Setibanya di Dusun Krajan, Desa Manggisan, Tanggul, mereka berhenti di rumah korban, Mualifin, 64. BN, yang merupakan otak aksi itu, langsung meminta uang kepada korban.

Bahkan, BN juga mengaku sebagai anggota Polsek Tanggul dan mengancam akan membawa motor korban jika tak diberi uang. Karena tak diberi uang, BN dan kawan-kawan membawa kabur motor Kawasaki Ninja milik korban tersebut.

Setelah kejadian, korban pun langsung melapor ke polisi. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka Sahroni dan Dandi. Sementara itu, dua pelaku lainnya yakni BN dan AB sudah tidak ada di rumahnya saat polisi melakukan penggerebekan. Kini, keduanya menjadi buronan polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Piyanto melalui Kanit Reskrim Ipda Dwi Sugianto membenarkan penangkapan itu. Selain menangkap kedua tersangka, pihaknya juga mengamankan sepeda motor Kawasaki Ninja milik korban. “Kami masih mengejar dua pelaku lainnya. Salah satu dari dua  orang yang belum tertangkap itu adalah BN, yang kami duga sebagai otaknya,” ujar Dwi.

Salah satu tersangka, Sahroni, mengakui bahwa sebelum beraksi dirinya berpesta miras bersama teman-temannya. “Kemudian diajak BN nyari orang untuk dimintai uang,” ujar tersangka Sahroni yang diiyakan Dandi.

Dia juga mengaku tidak kenal dengan korban. “Kalau yang ngaku dari anggota polsek itu ya BN, termasuk yang ambil motornya juga BN,” pungkas Kanitreskrim.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono