Bupati Jember dr Faida MMR Luncurkan Pasar Tangguh

Gerakkan Ekonomi, Lindungi Pedagang dan Pembeli

NEW NORMAL: Bupati Jember dr Faida MMR, usai melaunching pasar tangguh di Pasar Tanjung, Selasa (9/6). Peluncuran yang diawali dengan apel bersama ini juga diikuti oleh Forkopimda Jember.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Setelah melakukan rapid test untuk pedagang pasar tradisional, termasuk di Pasar Tanjung, kini giliran pasar induk tersebut ditetapkan sebagai pasar tangguh oleh Bupati Jember dr Faida MMR. Peluncuran pasar tangguh ini dilakukan, Selasa (9/6), melalui kegiatan apel pagi yang dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

IKLAN

Pasar tangguh merupakan istilah pasar yang telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Di antaranya, pengadaan alat cuci tangan, penerapan physical distancing bagi para pedagang dan pembeli, penerapan jadwal pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara rutin, penerapan jam operasional pasar, serta pemakaian alat pelindung diri (APD) seperti masker dan face shield untuk para pedagang.

Ibarat sekali mendayung dua pulai terlampaui, konsep pasar tangguh ini juga dinilai mendapat dua manfaat sekaligus. Tak hanya dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, tapi juga melindungi pedagang dan pembeli dari ancaman Covid-19. Karena dalam praktiknya, semua orang yang berada di pasar wajib menerapkan protokol pencegahan. Apalagi, pemkab juga melakukan penataan khusus dengan membuat satu jalur agar para pembeli tidak sampai berpapasan.

“Hari ini Pasar Tanjung resmi sebagai pasar tangguh. Karena itu pedagang dan pembeli harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Tanpa masker orang tidak boleh masuk pasar tradisional, itu semua demi kebaikan kita bersama,” ungkap Bupati Faida.

Dikatakan, dalam waktu dekat ini Pemkab Jember berkeinginan semua pasar tradisional mengikuti langkah Pasar Tanjung menjadi pasar tangguh. Sehingga semua pasar steril dari Covid-19.

Menurutnya, pasar tangguh ini merupakan perhatian khusus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Jember kepada pasar tradisional. Untuk itu, pedagang diminta memakai masker merah bertuliskan pedagang pasar. “Dan itu, berarti pula pedagang telah mengikuti tes kesehatan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Jember itu menegaskan, menghadapi kehidupan new normal, selain memiliki pasar tangguh, Pemkab Jember juga mempersiapkan industri tangguh, pesantren tangguh dan pariwisata tangguh. (kl)

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Winardyasto
Fotografer: Winardyasto