Banjir, Susah Bawa Hasil Tangkapan

KERJA KERAS: Sejumlah nelayan membawa tangkapan ikan dengan cara mengangkat tinggi-tinggi keranjang wadah ikan karena khawatir tangkapannya kembali hanyut terbawa arus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan beberapa hari terahir yang turun cukup deras membuat sungai banjir. Bahkan, Sungai Bedadung yang muaranya berada di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, sampai membikin nelayan yang baru pulang melaut kerepotan. Mereka terkendala saat akan membawa hasil tangkapannya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat.

IKLAN

Saat Jawa Pos Radar Jember melihat langsung proses menurunkan ikan dari perahu, para nelayan tampak kesulitan. Mereka harus mengangkat tinggi-tinggi keranjang wadah ikan karena khawatir tangkapannya kembali hanyut terbawa arus. Beberapa di antaranya, sampai harus menyewa jasa kuli angkut ikan untuk membawa hewat laut itu ke TPI.

Maklum saja ketika nelayan harus ekstra hati-hati. Sebab, tak hanya debit air sungai yang meninggi, jarak dari perahu yang diparkir dengan ke TPI juga lumayan jauh. Biasanya ikan yang baru turun dari jukung atau perahu bisa langsung bersandar ke tepian muara atau dermaga di TPI, lalu diangkut menggunakan becak bermesin motor (bentor). Tapi kemarin (8/4), nelayan tak bisa melakukannya lantaran terkendala arus sungai.

Karena air sungai besar, pengemudi bentor tak ada yang berani. Sehingga nelayan langsung mengangkatnya sendiri hingga ke tepian. “Jika ada tukang angkutnya enak, nelayan bisa menggunakan jasa mereka. Sebab biasanya, ketika ikan baru datang sudah banyak yang antre para pengemudi bentor untuk langsung dibawa ke TPI. Tapi kali ini mereka jarang yang berani,” ujar Yoyok, penjual ikan keliling.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih